Dimas-Babai Legowo Akui Kemenangan Idris-Pradi

Pasangan Dimas-Babai (dok depokpos)
Pasangan Dimas-Babai (dok depokpos)

Depok, (17/12) – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Depok Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi mengucapkan selamat kepada pemenang Pilkada Depok hasil rekapitulasi KPU Kota Depok, Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna.

Dari hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi memperoleh 253.086 suara dan pasangan Mohammad Idris Abdul Shomad-Pradi Supriatna memperoleh 411.367 suara.

“Setelah hasil KPUD Kota Depok diumumkan secara resmi, maka dengan ini saya mengucapkan selamat untuk Pak Idris dan Pak Pradi atas kemenangannya dalam Pilkada Kota Depok 2015 sebagai Walikota dan Wakil Walikota terpilih 2016-2021. Saya doakan pula semoga prosesnya lancar sampai pada waktu pelantikan,” kata Dimas kepada wartawan, Kamis (17/12/2015).

BACA JUGA:  Walikota Depok: "Smart People Elemen Terpenting Smart City"

Menanggapi hal itu, calon wakil walikota Depok Babai Suhaimi mengaku ikhlas dengan hasil yang diperoleh. Pihaknya mensinyalir tidak akan menggugat pesaingnya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Sejauh ini temuan hanya laporan – laporan kecil, pelanggaran administrasi saja. Ini bukan masalah akan melaporkan atau tidak akan ke MK, tetapi persoalan mau atau tidak mau. Faktanya seperti itu, kita akan terima. Kami akan ucapkan selamat jika sudah ada penetapan. Tentu saya tidak dendam atau membuat suasana gaduh,” kata Babai.

BACA JUGA:  Dandim Depok Tegaskan Disiplin Berkendara ke Anak Buahnya

Ketua Tim Pemenangan Dimas – Babai dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hendrik Tangke Allo juga menegaskan akan mendukung sepenuhnya jalannya pemerintahan. Ketua DPRD Depok itu berjanji tidak akan mencari – cari alasan dalam setiap keputusan di DPRD Depok untuk mengganjal setiap program Pemerintah Kota. Ia juga menegaskan tidak akan menggugat kubu Idris – Pradi.

“Kami tetap jadi alat kontrol bagi pemerintah kedepan, kami lebih dominan ada 28 kursi, sementara kubu Idris – Pradi 22 kursi. Kami akan jadi bagian terdepan untuk kritisi tiap kebijakan yang menyimpang jika sudah melenceng dari amanah. Tentu akan ucapkan selamat saatnya nanti jika secara resmi sudah ditetapkan oleh KPU. Gugatan pun di tengah situasi seperti ini sudah tak signifikan. Kami legowo,” tegas Hendrik.

BACA JUGA:  Majelis Ta’lim Nurussyabaab Panmas Komitmen Rangkul Anak Muda

Komentar

komentar