Surat Suara Pilkada Depok Terlambat Dikirim

Ilustrasi
Ilustrasi

Surat suara untuk pemilihan kepala daerah Kota Depok terlambat dikirim. Rencananya minggu ini surat suara tersebut baru selesai dicetak di Kudus, Jawa Tengah, dan dikirim ke Komisi Pemilihan Umum setempat.

“Untuk Depok terlambat pada saat pelelangan karena Depok tidak memiliki unit layanan pelelangan. Akhirnya pelelangan dilakukan pihak Pemerintah Kota Depok di bawah supervisi KPU RI,” kata ‎Anggota KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, di Jakarta.

Ferry menampik lokasi pencetakan yang jauh di Jawa Tengah sebagai penyebab keterlambatan. ‎Menurut dia, pencetakan surat suara tidak akan memakan waktu lama. Maksimal dua hari, pencetakan sudah selesai.

Pemilihan perusahaan percetakan merupakan hasil pelelangan yang sepenuhnya merupakan wewenang KPUD setempat. ‎Untuk daerah lainnya di Jawa Barat, menurut Ferry, surat suara sudah dikirim dan sedang sortir, seperti di Kabupaten Sukabumi.

“Untuk Tasikmalaya wajar kalau belum selesai cetak karena memang prosesnya tidak berbarengan dengan 7 daerah lainnya di Jawa Barat,” kata dia.

Selanjutnya, semua daerah sudah harus menyelesaikan penyortiran dan pengepakan surat suara paling lambat pada 30 November ini.

Untuk Depok, lanjut Ferry, kemungkinan keterlambatan pencetakan tak akan sampai melewati batas distribusi ke kecamatan. Itu karena Depok merupakan kota yang relatif kecil sehingga tidak butuh jarak dan waktu tempuh yang lama.

“Tinggal distribusi saja nanti yang harus dikawal,” tutur Mantan Ketua KPU Jabar itu.

Komentar

komentar