Ribuan Materai Palsu Beredar di Depok

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Masyarakat harus ekstra berhati-hati ketika membeli materai. Sebab, saat ini marak beredar materai palsu. Khususnya di daerah DKI Jakarta dan Bodetabek (Bogor Depok Tangerang Bekasi). Rabu (3/11/2015), Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya meringkus sindikat pemalsu materai Rp6000.

Dua tersangka, Reya, 29 dan Dadang, 26 diringkus petugas tanpa perlawanan di lokasi terpisah di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Selama tiga bulan beraksi kedua tersangka sudah mencetak materai palsu 10 ribu lembar yang perlembarnya berisi 50 materai. Para pelaku mengedarkannya ke toko kelontong dan tempat fotocopy-an di kawasan Jabodetabek. Materai palsu tersebut dibuat menggunakan cetakan materai plat alumunium dan cetakan mesin. Akibat perbuatan 1kedua tersangka negara dirugikan Rp 3 miliar.

Kasubdit Indag Ditres_krimsus Polda Metro AKBP Agung Marlianto mengatakan, tersangka Reya bekerja sama dengan RO yang masih buron. RO berperan memesan materai dan mendistribusikan ke pasaran. Dia juga yang menyediakan bahan baku dan alat pembuat materai. Alatnya berupa mesin cetak biasa buatan 1980-an. Meski mesin tua hasilnya cukup baik.

“Mereka cetak di Jalan Kalibaru Barat Senen. Kami tangkap pelaku di sana setelah ada laporan masyarakat,” kata Agung, Rabu (4/10/2015).

Dikatakan, materai palsu tersebut diedarkan dengan harga lebih murah yaitu Rp 1.000 atau Rp 2.000. Sasaran mereka dipasarkan ke toko kelontongan dan tempat fotocopy. Dijelaskan, materai palsu itu sekilas mirip dengan yang aslinya dari Perum Percetakan Uang RI (Peruri). Sementara yang asli hanya dipasarkan melalui Kantor Pos dan Telkom.

“Sekilas memang mirip. Tapi kalau diamati banyak perbedaannya, terlihat dari hologramnya,” ujarnya.

Materai asli secara kasat mata bisa dikenali. Gambar utama terasa kasar saat diraba. Pada area blok roset di pojok kanan akan berubah warna jika dilihat dari sudut pandang berbeda. Selain itu, jika diamati pada hologram terlihat jelas dan rapi lambang garuda pancasila, logo Kemenkeu, dan teks pajak berukuran kecil. Terakhir pada pemisah materai atau perforasi bulat, oval, dan bintang jaraknya rapih dan seragam.

Komentar

komentar