Ratusan Ribu Warga Depok Belum Miliki e-KTP

KTP

Jumlah warga Kota Depok yang wajib memiliki kartu tanda penduduk (KTP) sebanyak 1,4 juta jiwa dan hanya sekitar 1 juta jiwa yang sudah memiliki KTP elektronik (e-KTP). Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat menargetkan semua warga memiliki e-KTP. Namun, hal tersebut itu tak tercapai karena terbentur kekosongan blangko e-KTP.

“Jumlah warga Kota Depok yang wajib memiliki e-KTP sebanyak 1,4 juta jiwa. Hingga kini masih tersisa  400.000 jiwa yang belum memiliki e-KTP,” ucap Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir kepada wartawan, Selasa (24/11).

Ia mengemukakan, seluruh kelurahan di Kota Depok sudah bisa mencetak langsung e-KTP warga tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Sebanyak 63 kelurahan telah memiliki alat perekaman data dan mesin pencetakan e-KTP.

“Saat ini sudah mudah dan cepat. Semua warga yang mau mengurus e-KTP, cukup merekam data dan hanya beberapa hari kemudian sudah selesai dicetak,” tuturnya.

Menurut Munir, pelayanan di kantor kelurahan tidak saja bagi warga yang belum memiliki e-KTP, tetapi juga melayani e-KTP warga yang rusak atau hilang. Prosedurnya sama dengan sebelumnya, yakni membawa surat pengantar dari pengurus rukun tetangga (RT) maupun rukun warga (RW) dan membawa kartu keluarga (KK).

“Bagi warga yang e-KTP-nya hilang, harus membawa surat keterangan hilang dari kepolisian setempat,” pungkasnya.

Komentar

komentar