Proyek Tol Depok-Jakarta Dikebut

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Kemacetan yang terjadi dijalan sekitar pembangunan jalan tol yang semakin parah membuat pembangunan jalan tol Depok-Jakarta dikebut pengerjaannya.

Direktur Utama PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), Shadik Wahono, mengatakan tengah mengebut pekerjaan pembangunan jalan tol Depok-Jakarta. Langkah ini dilakukan mengingat kepadatan lalu lintas antara kedua wilayah sudah sangat padat.

“Jika jalan yang menghubungkan Depok-Antasari ini selesai diharapkan beban lalu lintas di jalan raya antara Depok dan Jakarta yang sudah sangat tinggi bisa dikurangi,” katanya di sela-sela Public Expose CMNP, kemarin.

Menurut Shadik, kelebihan kapasitas jalan itu tentu karena pertumbuhan populasi (kendaraan) yang tidak segera diantisipasi. Akibatnya, infrastruktur yang ada tidak mampu menampung beban lalu lintas yang sedmikian tinggi.

Populasi manusia di Jakarta pada siang hari bisa mencapai 20 juta jiwa, sedangkan pada malam hari menjadi 16 juta. Selisih perbedaan tersebut, yakni sekitar 4 juta jiwa, merupakan mereka yang bekerja di Jakarta tapi tinggal di daerah sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi.

“Mereka yang setiap hari bepergian jauh untuk bekerja ini kita sebut saja ‘road warrior’,” ujarnya. Para pekerja yang datang dari luar Jakarta itu, kata Shadik, tidak terakomodir oleh sarana transportasi massal yang memadai sehingga beralih ke kendaraan pribadi baik roda dua mapun roda empat.

Beberapa proyek infrastruktur pemerintah saat ini, seperti mass rapid transit (MRT) atau light rail transit (LRT), diprediksi baru selesai pada 2018 agar dapat mengurangi beban tersebut. Sayangnya saran transportasi masal tersebut belum terkoneksi sehingga masih banyak orang yang menggunakan angkutan lain untuk mencapai tujuan.

CMNP sendiri masih berkonsultasi dengan para operator jalan tol dan melakukan studi terhadap populasi pengguna jalan raya untuk mengembangkan proyeksi pembangunan yang akan mereka lakukan pada tahun berikutnya. “Proyek prioritas kami saat ini adalah pembangunan jalan tol Depok-Antasari sepanjang 21,5 kilometer yang sudah mencapai 20 persen,” ujar Shadik.

Komentar

komentar