KONI Jabar Sempurnakan Misi Juara Dengan Tertib Administrasi

kabarrakyat-co-koni-jabar-110515-750x420

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat menargetkan untuk menyempurnakan misi Juara Umum PON XIX/2016 atau Jabar Kahiji diikuti tertib administrasi.

“KONI Jabar komitmen untuk menjaga amanah dalam penggunaan anggaran, untuk tertib administrasi KONI menyerahkan  ajuan anggaran KONI Jabar 2016 untuk tujuan konsultasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Jabar,” kata Sekretaris Umum KONI Jabar MQ Iswara di Bandung, Minggu.

Menurut Iswara, berdasarkan arahan pemerintah daerah untuk merealisasikan  catur sukses, yakni sukses  penyelenggaraan, prestasi, perekonomian kerakyatan, dan sukses administrasi.

“KONI juga bertanggung jawab penuh atas sukses prestasi dan sukses administrasi,” kata Iswara.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Penyerahan ajuan anggaran tahun depan itu, kata Iswara merupakan realisasi dari Memorandum of Understanding (MoU) KONI Jabar dengan BPKP Jabar. Sehingga penggunaan anggaran yang dilakukan KONI Jabar terus mendapatkan pengawalan dari BPKP.

“KONI menggunakan uang rakyat yang tidak sedikit. Kita butuh bantuan BPKP agar tidak menyalahi regulasi dan aturan yang ada,” katanya.

Termasuk ajuan KONI Jabar untuk tahun 2016, dimana  Jabar akan menjadi penyelenggara sekaligu kontestas PON XIX/ 2016, dengan target juara umum. Pada perhelatan itu membutuhkan dan yang tidak sedikit, sehingga harus dibingkai dengan tertib administrasi.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Iswara menyebutkan ajuan yang diserahkan kepada BPKP Jabar itu, sudah melalui tahapan-tahapan, di antaranya, pembahasan di Komisi V, badan anggaran (banggar),  Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang terdiri dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Asisten daerah (Asda) III,Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisorda), dan biro organisasi.

“Dari tahapan itu, direkomendasikan untuk dikonsultasikan dengan BPKP, kita (KONI Jabar) lakukan itu,” katanya .

Iswara juga menjelaskan, ajuan KONI Jabar di tahun 2016 sesuai dengan disebutkan di RKPD Online, KUA/PPAS TA 2016, sebesar Rp 490 miliar. Angka itu telah disesuaikan dengan kebutuhan Jabar untuk meraih Jabar Kahiji di PON XIX yang akan bergulir di bulan September tahun depan.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

“Rencana kerja dan  rencana strategis KONI Jabar, bahkan SK Pelatda PON dan MoU dengan Korea Selatan, dan standar biaya belanja sudah kita serahkan ke BPKP. Ini demi tertib administrasi,” kata MQ Iswara menambahkan. (Antara Jabar)

Komentar

komentar