Dua Lembaga Siap Lakukan Hitung Cepat Pilkada Depok

quick count1

Dua lembaga sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok untuk melakukan hitung cepat pada hari pencoblosan 9 Desember mendatang.

Anggota KPU Depok, Suwarna menuturkan, sampai Jumat (20/11/2015) sudah ada 2 lembaga atau instansi yang mendaftar ke KPUD untuk melakukan hitung cepat atau quick count di Pilkada Depok. Namun ia tidak merinci lembaga apa yang sudah mendaftar untuk melakukan hitung cepat itu.

“Sudah ada dua, yang mendaftar,” katanya kepada wartawan, Jumat sore.

Yang pasti kata dia, masa pendaftaran setiap lembaga untuk melakukan hitung cepat masih dibuka KPU sampai hari H pencoblosan Pilkada 2015 mendatang.

BACA JUGA:  Sambangi Ketua Kadin, Sekber Wartawan Depok Diskusikan Geliat UMKM Depok

Sehingga diperkirakan masih ada lembaga lainnya yang akan mendaftar ke KPU Depok untuk melakukan hitung cepat.

Sementara itu, Anggota KPU Depok, Nana Shobarna mengimbau semua lembaga atau instansi atau kelompok manapun yang akan melakukan hitung cepat atau quick count dalam Pilkada Depok 9 Desember 2015 mendatang, untuk mendaftarkan lembaganya ke KPU Depok.

Tujuannya, agar KPU Depok bisa memantau lembaga tersebut, sehingga mencegah adanya manipulasi suara dan kekacauan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat.

Nana menuturkan tidak ada batas waktu pendaftaran bagi lembaga hitung cepat ini.

“Sebab pendaftaran dibuka sampai sebelum pemungutan suara dilakukan,” katanya.

BACA JUGA:  Diskusi Ringan Kepala Bappeda dan Sekber Wartawan Depok, Dari Sampah Hingga Smart City

Dengan pendaftaran itu kata Nana, maka KPU Depok akan mengetahui lembaga mana saja yang melakukan hitung cepat dalam Pilkada Depok mendatang. Hal ini katanya akan mempermudah pihaknya melakukan inventarisir.

Juga memudahkan pihaknya memantau lembaga hitung cepat yang dimaksud. “Untuk mencegah adanya tindakan manipulasi suara. Sebab hal itu sangat mungkin dilakukan lembaga hitung cepat yang nakal, demi keuntungan pribadi,” katanya.

Karenanya, tambah Nana, seluruh lembaga hitung cepat di Pilkada Depok ini diharapkan melakukan hitung cepat secara profesional dan terukur.

Sebelumnya, mereka harus terdaftar dan tercatat secara resmi di KPU Depok.

BACA JUGA:  Dianggap Tak Kooperatif, Ombudsman Akan Panggil Paksa Wali Kota Depok

“Setelah itu, barulah lembaga hitung cepat bisa melakukan kegiatannya di Pilkada Depok nanti,” kata Nana.

Nana menuturkan, selain untuk pengawasan, pendaftaran juga mempermudah akses komunikasi antara pihaknya dengan para lembaga hitung cepat tersebut.

Sehingga, katanya, ada koordinasi intensif berbagai pihak dalam menjadikan Pilkada Depok berjalan aman, tertib dan lancar.

Menurut Nana, tidak ada batasan dari golongan tertentu untuk bisa menjadi lembaga hitung cepat yang beraktifitas diPilkada Depok mendatang.

Semuanya boleh mendaftar dan melakukan hitung cepat di Pilkada Depok. “Namun hasilnya harus bisa dipertanggungjawabkan secara akademik,” kata Nana.

Komentar

komentar