Bayar Pajak Tahunan di Depok Kini Bisa Online

340710_03024406082015_pajak_online

Pembayaran pajak tahunan di Kota Depok saat ini sudah bisa dilakukan melalui internet atau secara online.

Sebab, Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Depok telah meluncurkan program e-SPPT (elektronik-surat pemberitahuan pajak terhutang) pekan ini.

Diharapkan hal ini mempermudah wajib pajak di Depok menunaikan kewajibannya.

Sekretaris DPPKA Depok, Ahmad Helmi mengatakan hal ini adalah upaya pihaknya untuk mempermudah pembayaran wajib pajak.

Sebab kata dia, kendala pembayaran pajak yang sering ditemui dilapangan adalah distribusi SPPT yang tidak sampai ke tangan wajib pajak.

“Distribusi SPPT secara konvensional banyak menemui kendala. Mulai dari yang bersangkutan tidak berdomisili di objek pajaknya, sampai dengan tidak tercatatnya tanda terima SPPT,” kata dia.

Akibatnya kata dia banyak para Wajib Pajak yang membayar pajaknya tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Dengan e-SPPT ini, kata Ahmad, semua kendala itu akan mudah teratasi.

Ia menjelaskan untuk pembayaran atau pendaftaran e-SPPT, wajib pajak dapat mengaksesnya melalui http://pbb-bphtb.depok.go.id.

Setelah itu wajib pajak mengisi data sesuai petunjuk yang ada. Sebelumnya, kata para wajib pajak harus mempersiapkan KTP, karena akan menggunakan Nomor Induk kependudukan (NIK) serta data lain sesuai KTP.

Kemudian persiapkan ula SPPT atau bukti bayar SPPT tahun berjalan untuk mengisi data objek pajak.

Setelah data telah diisi, Wajib Pajak dapat memilih tombol register dan secara otomatis akan terdaftar sebagai wajib pajak yang akan menerima SPPT melalui e-mail.

Sementara itu, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail berharap adanya e-SPPT dapat memudahkan wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya serta diharapkan akan membantu pencapaian target pajak yang telah ditetapkan.

Ia mengatakan untuk pencapaian pakak bumi dan bangunan (PBB) di Depok tahun 2015 ini totalnya sudah mencapai Rp 153 Miliar dari target Rp 145 Miliar.

“Ini berarti telah melampaui target. Semoga e-SPPT membuat lebih mudah lagi,” katanya.

Sementara dari BPHTB 2015 yang sudah masuk yakni Rp 181 Miliar sudah hampir memenuhi target Rp 210 Miliar, yang ditetapkan. Ini artinya pencapaian sudah mencapai 86 persen dari target yang ditetapkan

Komentar

komentar