Awal Desember, Tembok Yang Isolir Warga Dibongkar

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tembok tinggi yang menutup jalan dan mengisolir warga sekitar Blok Kramat Pulo, Depok, diperkirakan sudah dibongkar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok awal Desember 2015 mendatang.

Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok memastikan bahwa prosedur terus berjalan, setelah Surat Peringatan ketiga (SP-3) dilayangkan ke pengembang PT Megapolitan Developments, selaku pihak yang membangun tembok, pada Kamis lalu.

“SP-3 sudah kami berikan Kamis 19 November lalu ke pengembang,” kata Citra Yulianti, Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bangunan, Distarkim Depok, Selasa (24/11).

Maka, katanya, sesuai dengan prosedur yang ada yakni Perda Nomor 13/2013 tentang IMB, bangunan itu dipastikan tak berizin. Untuk itu eksekusi bangunan tak berizin akan dilakukan setelah 10 hari kerja sejak surat peringatan ke tiga atau SP-3 dilayangkan.

Dimana dalam 7 hari kerja Distarkim akan melimpahkan ke Satpol PP Depok. Lalu 3 hari kemudian, Satpol PP Depok melakukan, eksekusi pembongkaran bangunan, sebagai sanksi tidak adanya izin bangunan.

Komentar

komentar