KPU Tetapkan 1.221.981 Pemilih Pilkada Depok

20151002-kpud-kota-depok_20151002_180204 (509x279)

Depok Pos (2/10) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok resmi menetapkan jumlah pemilih dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember mendatang. Dalam rapat pleno rekapitulasi DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan) dan DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Hotel Bumi Wiyata, Jumat (2/10), diputuskan bahwa DPT Pilkada Depok sebanyak 1.221.981 orang.

Jumlah ini menyusut 21.262 orang dibandingkan Data Pemilih Sementara (DPS). Dimana dalam pleno 2 september lalu, KPU menetapkan DPS Pilkada sebanyak 1.243.243.

Ketua KPU Kota Depok Titik Nurhayati mengatakan, pada awalnya ada 30.587 pemilih yang disaring dari DPS dimana 9.325 di antaranya baru berhasil dimasukkan dalam DPT. Data 9.325 yang baru masuk tersebut, kata dia, terkendala lambatnya sistem pengunggahan ke sistem data pemilih.

BACA JUGA:  Sambangi Ketua Kadin, Sekber Wartawan Depok Diskusikan Geliat UMKM Depok

“Sementara yang menyusut sebanyak 21.262 karena daftar ganda, pemilih yang sudah meninggal, pindah dan lain halnya,” katanya, Sabtu (10/3).

Dia mengatakan, bila masih ada yang belum terdata juga, data akan dimasukan ke dalam DPT tambahan. Waktu pemasukan DPT tambahan berlangsung 21 hari setelah pleno DPT. Pemilihan data tambahan juga hasilnya akan diplenokan.

“Kalau hasil DPT, tetap yang sudah kita plenokan hari ini (kemarin),” katanya.

Titik mengakui masih terdapat warga yang tidak terdata dalam DPSHP. Jika nantinya DPT ditetapkan masih ada warga tak terdaftar, kata Titik, maka kembali dimasukkan ke dalam Data Pemilih Tetap Perubahan (DPTP) I.

BACA JUGA:  Dianggap Tak Kooperatif, Ombudsman Akan Panggil Paksa Wali Kota Depok

“Perbaikan dan pleno ini bukan hanya mencermati data pemilih, tapi juga termasuk melihat secara faktual apakah pemilih betul-betul tinggal di Depok atau tidak,” katanya.

Dijelaskan Titik, adanya DPTP I itu diharapkan bisa dijadikan sebagai alat akurasi daftar pemilih. Namun jika memang masih ada masyarakat yang tidak terdata di sana, mereka masih dapat memilih dengan menunjukkan KTP atau kartu identitas lainnya.

Komentar

komentar