KPU Depok Segera Cetak Surat Suara

Ilustrasi surat suara.
Ilustrasi surat suara.

Depok (6/10) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok saat ini sedang bersiap melakukan proses lelang pencetakan surat suara. Sesuai ketentuan, surat suara sudah harus dicetak maksimal 45 hari sebelum hari pencoblosan 9 Desember mendatang.

Anggota KPU Depok, Nana Shobarna kepada wartawan, Selasa (6/10), mengatakan pekan depan persiapan diharapkan sudah bisa rampung dan pelelangan cetak surat suara sudah dapat dilakukan.

Menurut Nana dengan sudah ditetapkannya jumlah DPT Pilkada Depok sebanyak 1.221.981, maka sudah dapat diketahui berapa jumlah surat suara yang akan dicetak. Dengan begitu katanya berapa perkiraan dana yang dibutuhkan, nantinya bisa diketahui sebagai pagu anggaran untuk dilempar ke peserta lelang pencetakan surat suara.

“Sebab DPT ini jadi dasar dalam penentuan berapa banyak surat suara yang harus di cetak,” katanya.

Nana menjelaskan sesuai aturan dan ketentuan yang ada, jumlah surat suara yang dicetak adalah total dari jumlah DPT ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT.

Menurutnya sampai saat ini pihaknya masih melakukan proses penghitungan harga perkiraan sendiri (HPS) untuk pagu anggaran pencetakan surat suara. Ia memastikan proses penghitungan HPS rampung dalam waktu dekat sehingga lelang sudah bisa dibuka paling lambata pekan depan.

Sehingga, katanya, siapa pemenang lelang yang akan mencetak surat suara sudah diketahui akhir Oktober atau awal November. “Dengan begitu ada waktu bagi mereka untuk memenuhi jumlah surat suara yang harus dicetak sebelum hari pencoblosan,” kata Nana.

Yang pasti kata Nana, perusahaan percetakan yang ikut lelang harus memiliki kemampuan dan memiliki izin serta rekomendasi dari Badan Intelejen Negara (BIN).

Komentar

komentar