Kesalahan Pada Poster Kampanye, Pengamat: Itu Tanggung Jawab KPUD

KPU-Salah-Cetak-Poster-Kampanye-1024x455 (640x284)

Depokpos (1/10) – Pengamat Politik Indonesia Sosial Media Politica, Aprikie Putra Wijaya mengungkapkan, dengan adanya temuan tersebut, KPU selaku pencetak resmi bahan kampanye harus bisa memastikan bahwa tidak ada bahan kampanye tersebut yang beredar.

“Dalam hal ini, KPU sangat bertanggungjawab, karena KPU yang melakukan pencetakan,” katanya.

Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok masih menunggu klarifikasi dari pasangan calon yang menyertakan Partai Demokrat dalam alat eraga kampanye berupa poster. Klarifikasi dibutuhkan guna mengetahui secara rinci alasannya. Termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai pihak yang menyetak poster, pun juga akan dimintai keterangannya.

BACA JUGA:  Dianggap Tak Kooperatif, Ombudsman Akan Panggil Paksa Wali Kota Depok

Anggota Panwaslu Kota Depok, Elyas Tanta Ginting mengatakan bahwa berdasarkan keterangan KPU, desain awal poster tersebut berasal dari tim pasangan calon. Karena itulah, panwaslu perlu juga mendapat penjelasan dari pasangan calon.

“Kami sudah mengirim surat teguran kepada pasangan calon terkait,” ujar Elyas, Rabu (30/9).

Dalam klarifikasi nanti. Elyas melanjutkan, panwaslu juga mendesak kepada pasangan calon terkait agar tidak menyebar bahan kampanye itu ke masyarakat. Elyas juga mengatakan pihaknya akan mengembalikan ini ke KPU, lembaga yang menyetak poster itu.

BACA JUGA:  Majelis Ta’lim Nurussyabaab Panmas Komitmen Rangkul Anak Muda

“Kami hanya menuntut agar bahan kampanye tersebut tidak ada yang beredar,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, panwaslu menemukan kesalahan pada naskah poster dari salah satu pasangan calon. Dari poster tersebut, dicantumkan jika Partai Demokrat sebagai partai pengusung. Padahal berdasarkan keputusan KPU, Partai Demokrat tak tercantum sebagai pengusung.

Komentar

komentar