Alasan Ekonomi, James Nekat Mencuri Kotak Amal Panti Asuhan

Ilutrasi.
Ilutrasi.

Beji, Depok (12/11) – Dengan alasan memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, James Maximilian nekat membobol kotak amal di Panti Asuhan Dompet Yatim Dhuafa di jalan Nusantara, Beji, Senin pagi (12/11) dan berhasil menggasak uang sebesar 6 juta rupiah.

Namun malang, sebelum berhasil membawa kabur uang yang digasaknya, seorang pegawai panti yang curiga karena melihat kotak amal pecah meneriakinya ketika James bergegas keluar halaman panti.

Teriakan petugas panti direspon warga yang langsung mengepung James. Alhasil, iapun babak belur menjadi bulan-bulanan warga.

BACA JUGA:  Sambut Sumpah Pemuda, OSIS SMAIT Tunas Bangsa Gelar COSMYG 2017

Beruntung James yang diketahui sebagai Warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan, berhasil diamankan Petugas Polsek Beji. Kepada polisi, ayah dua anak itu mengaku nekat mencuri uang di kotak amal karena desakan ekonomi.

Sementara James mengaku sudah sekitar setahun ini menganggur dan tak punya pekerjaan tetap.

Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan mengatakan dari tangan James disita sebuah tas merah berisi uang curian dari kotak amal, yang totalnya sekitar Rp 6 Juta.

“Kami juga amankan palu yang digunakan pelaku memecah kaca kotak amal,” kata Johan.

BACA JUGA:  Dandim Depok Tegaskan Disiplin Berkendara ke Anak Buahnya

Menurut Johan karena aksinya James dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya bisa mencapai lebih dari 5 tahun penjara.

“Pelaku tak bisa mengelak dan mengakui perbuatannya,” kata Johan.

Johan mengatakan untuk memperkuat tindak pidana yang dilakukan James, pihaknya juga memeriksa 3 orang saksi dimana salah satunya adalah pegawai panti asuhan yang pertama kali memergoki James usai menggasak uang dari dalam kotak amal.

Komentar

komentar