Satpol PP dan Panwaslu Tertibkan Spanduk Ilegal Pilkada

panwaslu-depok-depokgoid

Depokpos (22/9) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersama kepolisian, TNI dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok menurunkan ratusan Alat Peraga Kampanye (APK) di 11 kecamatan.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi (Kasidalops) Satpol PP Kota Depok, Diki Erwin mengungkapkan, pihaknya menurunkan APK yang tidak memiliki barcode sesuai ketentuan KPU Kota Depok. Untuk itu, dalam penertiban APK, pihaknya bekerja sama dengan Panwascam.

“Panwascam lebih tahu mana yang produk KPU, mana yang bukan. KPU telah membuat legalitas mana APK yang harus dipasang dan lokasi pemasangannya. Untuk baliho sebanyak lima buah se-Kota Depok, umbul-umbul 20 buah per kecamatan dan spanduk di masing-masing kelurahan,” tutur dia.

Diki menuturkan, penertiban ini melibatkan 180 orang anggota Satpol PP. Jika dalam berjanji akan melakukan penertiban hingga tuntas.

Sementara Ketua Panwas Kecamatan Sawangan, Mahmudin, mengatakan bahwa penertiban APK tersebut merupakan instruksi dari Panwas dan KPU tingkat kota.

“Ini sesuai instruksi dari Panwas dan KPU tingkat kota. Setelah kami melakukan apel koordinasi, anggota langsung bergerak melakukan penertiban secara serentak hari ini,” ujar Mahmudin, Selasa (22/9).

Ia menjelaskan, APK yang ditertibkan bukan APK dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok. Pihaknya menargetkan seluruh APK ilegal ini dapat seluruhnya ditertibkan.

“Targetnya satu hari selesai, untuk wilayah Sawangan, ada tujuh kelurahan yang akan kami tertibkan di antaranya Kelurahan Sawangan, Kedaung, Cinangka, Pengasinan, Bedahan, Pasir Putih dan Kelurahan Sawangan Baru,” paparnya.

Komentar

komentar