Ridwan Kamil Keluarkan Unek-unek Didepan 3 Menteri

Walikota Bandung Ridwan Kamil.
Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Depokpos (22/9) – Walikota bandung Ridwan Kamil mengeluarkan unek-uneknya tentang sisa utang pelaksanaan peringatan ke-70 tahun Konferensi Asia Afrika, April 2015.

Unek-unek tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Penyerapan Anggaran Pemprov Jawa Barat kepada tiga menteri Kabinet Kerja.

“Terkait pelaksanaan KAA kemarin, itu masih ada Pak Menteri sekian persen belum dibayar. Sekian miliar kami masih ngutang ke kontraktor, EO, dan lain-lain,” kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, di Gedung Bappeda Jabar Kota Bandung, Selasa (22/9).

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Menko Polhukam Luhut Panjaitan yang bertindak sebagai Ketua Panitia Peringatan KAA, langsung menanggapi unek-unek orang nomor satu di Kota Bandung tersebut.

“Itu tuntas akan dibayarkan ke anda, tapi balik ke proses. Masalah legalnya sudah saya undang BPK untuk memverifikasi dan anggarannya sudah ada dari Menteri Keuangan. Jangan khawatir,” tutur Luhut.

Pada rakor tersebut, Emil juga mengungkapkan akan tingginya tuntutan masyarakat terhadap dirinya selaku pemimpin daerah yang masih muda.

“Tuntutan masyarakat tinggi kepada kami pemimpin baru, di sisi lain banyak berbenturan dengan aturan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Ia menuturkan ancaman hukum begitu menghantui PNS di Pemkot Bandung, seperti ada salah satunya camat di Kota Bandung yang diperiksa oleh aparat penegak hukum karena tender penunjukkan langsung Rp30 juta untuk spanduk KAA.

“Camat itu sampai harus diperiksa APH (aparat penegak hukum) hanya karena beli spanduk KAA Rp30 juta. Kenapa beli di toko a bukan di toko b,” keluhnya.

Komentar

komentar