Pemprov Jabar Distribusikan Raskin Tambahan ke-13 dan 14

290412_RMN-BISNIS-01-BERAS-BULOG

Depokpos, Jawa Barat (28/9) – Pemprov dan Bulog Jabar meluncurkan pendistribusian raskin tambahan ke-13 dan 14 yang dilakukan di Halaman Gedung Sate Kota Bandung, Senin (28/9/2015).

“Penyaluran Raskin Tambahan ke-13 dan 14 di Jabar merupakan yang pertama di Indonesia, dan hari ini secara simbolis akan didistribusikan untuk wilayah Bandung Raya,” kata Asisten Perekonomian Setda Pemprov Jabar Iwa Karniwa.

Sebanyak 15 truk pengangkut truk Raskin Tambahan itu dilepas di depan Kantor Gubernur Jabar tersebut, kemudian akan mendistribusikannya ke sejumlah titik distribusi di Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Iwa menyebutkan alokasi Raskin Tambahan ke-13 dan 14 untuk wilayah Jabar itu sebanyak 78.000 ton yang akan disebar di 27 kabupaten/kota di provinsi itu melalui Sub Divre Dolog.

“Pendistribusian raskin tambahan ini merupakan realisasi dari instruksi dari Presiden yang menganggap perlu ada penambahan alokasi Raskin di akhir tahun ini, dan Jabar provinsi pertama yang mendistribusikannya,” kata Iwa.

Lebih lanjut, Iwa menyebutkan kehadiran Raskin masih sangat diperlukan oleh masyarakat, khususnya oleh rumah tangga sasaran yang masuk dalam kategori miskin. Sehingga RTS akan mendapat alokasi Raskin untuk pemenuhan pangan mereka.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

“Teknisnya sama dengan penyaluran Raskin Reguler, dan Jabar sebenarnya sudah memulai September ini,” katanya.

Ditargetkan penyaluran Raskin tambahan ke-13 akan rampung pada September 2015, sedangkan alokasi Raskin Tambahan ke-14 ditargetkan tuntas pada akhir November 2015. Penyaluran dilakukan secara marathon, sehingga dalam tiga bulan ini RTS akan menerima dua kali Raskin yang disalurkan melalui titik distribusi di tingkat desa.

Sementara itu Kepala Bulog Divre Jabar Alip Affandi menyebutkan penyaluran Raskin tambahan itu dilakukan secara serentak. Mekanismenya tidak beda dengan pendistribusian Raskin reguler.

BACA JUGA:  Bersama ZIS Indosat, Rumah Zakat Hadirkan Desa Berdaya di Kota Cimahi

Di sisi lain stok beras di gudang Bulog di wilayah Jabar, aman hingga akhir 2015, dan penyerapan masih terus dilakukan secara efektif, meski pada musim kemarau ini ada penurunan penyerapan.

“Penyerapan terus dilakukan meski jumlahnya lebih sedikit, puncak penyerapan terjadi pada panen gadu Bulan Agustus 2015 lalu, tapi sampai akhir tahun kita terus melakukan penyerapan,” kata Alip.

Hingga September 2015, Bulog Jabar telah melakukan penyerapan beras petani sekitar 418.000 ton yang dilakukan dengan Mitra Bulog maupun yang langsung melalui Satgas Bulog Jabar. (Antara)

Komentar

komentar