Kekeringan, Warga Depok Harus Antri Air Sisa Pembuangan Pabrik

Warga Depok sedang mengantri air sisa pembuangan dari pabrik pipa paralon.
Warga Depok sedang mengantri air sisa pembuangan dari pabrik pipa paralon.

Depokpos (18/9) – Kekeringan tampaknya memang merata diseluruh nusantara, di pedesaan maupun diperkotaan. Tak terkecuali di Kota Depok, dibeberapa wilayah warga sudah kesulitan mendapatkan air bersih.

Feri, salah seorang warga Depok yang tinggal di Pekapuran mengaku sudah beberapa minggu terakhir terpaksa mengantri bersama warga lain diwilayahnya agar bisa mendapatkan sisa air pembuangan dari pabrik paralon untuk kemudian digunakan kebutuhan mandi dan cuci.

“Kami disini bukan sedang antri air bersih, ini air gak bisa buat diminum cuma bisa buat mandi dan cuci baju. Ini air bekas produksi pabrik paralon, bekas rendam pipa” ujar Feri.

BACA JUGA:  Disdik Imbau Orang Tua Peserta PPDB Gunakan Jalur Pendaftaran Resmi

Feri juga  menambahkan bahwa kesulitan mendapatkan air ini bukan hanya diwilahhnya saja, tapi juga dibanyak tempat  lainnya.

“Kekeringan ini bukan diwilayah saya aja, beberapa  teman diwilayah lain (di Depok – red) juga mengalami masalah yang sama, bahkan mereka harus beli air isi ulang untuk mendi,” ujarnya.

BLH anggap kekeringan di Depok masih wajar

Menyikapi  masalah kekeringan ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Wijayanto, mengatakan kekeringan di Depok masih dalam kategori wajar.

“Bilamana ada kekeringan masih wajar karena saat ini sedang musim kemarau,” kata Wijayanto, Kamis (17/9).

BACA JUGA:  Ini yang Membedakan PPDB 2018 dengan Tahun Lalu

Wijayanto mengaku hingga saat ini BLH belum mendapatkan laporan terkait wilayah yang mengalami kekeringan di Depok. Menurutnya, antisipasi dapat dilakukan menjelang musim kemarau, seperti membuat sumur resapan, lubang biopori, dan mendorong gerakan penanaman pohon untuk menciptakan sumber air.

“Depok adalah kota resapan yang memiliki sungai besar. Jadi, untuk sumber-sumber air masih lebih baik dibandingkan kota/kabupaten lain di Jawa Barat,” ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada warga Depok untuk terus memperbanyak penanaman pohon agar dapat menjadi sumber air baru selain sebagai penghijauan di Depok.

BACA JUGA:  PPDB SD 2018, Disdik Depok Terapkan Sistem Penggabungan Sekolah

BLH Depok juga mengaku terus melakukan kerja sama dengan instansi untuk mendorong gerakan penanaman pohon di lahan-lahan yang ada. Targetnya, dengan penghijauan seperti menanam pohon sebanyak-banyaknya maka menciptakan udara segar dan sebagai sumber penyimpanan air di Depok.

Comments

comments