Kadispora Depok Mengaku Dijebak Manajemen Margo Hotel

04092015155652_slide4

Depokpos (22/9) – Kepala Dinas Seni, Pariwisata, & Olahraga (Dispora), Mulyamto, mengaku dijebak manajemen The Margo Hotel untuk meresmikan hotel bintang emapat di Jalan Margonda Raya. Menurutnya, ia hadir lantaran memenuhi undangan untuk menangani kesenian.

“Kalau begitu caranya saya memang merasa dijebak,” tegas Mulyamto dalam rapat dengar pendapat di Ruang Komisi A DPRD Depok.

Turut hadir bersama Mulyamto, Kadistarkim Kania Purwati, Kabid Penyuluhan Disdamkar, Mulyo Handono, dan Kabid Perijinan I Badan Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMP2T), Tito Ahmad.

Meski demikian hasil rapat dengar pendapat Komisi A tetap menegaskan bahwa manajemen hotel dilarang beroperasi sampai diterbitkannya Sertifikat Layak Fungsi (SLF). Pasalnya, kata Qurtifa Wijaya, SLF itu menjadi syarat mutlak keamanan dan kenyamanan penghuni hotel.

Hal itu diakui Kadistarkim Kania Purwati dan Kabid Perijinan BPMP3T Tito. Keduanya sepakat menyatakan hotel itu bisa dihentikan pengoperasiannya sampai diselesaikannya proses SLF. “Hal itu sesuai Perda 13/2013 dan Peraturan Walikota (Perwa) 22/2014,” ujar Tito.

Komentar

komentar