Ini Alasan Suara Perempuan Depok Dukung Idris-Pradi

Christine Sulaiman bersama suami. (dok pribadi)
Christine Sulaiman bersama suami. (dok pribadi)

Depokpos (25/9) – Besarnya angka jumlah pemilih perempuan yang tercantum di Daftar Pemilih Sementara (DPS), menjadi potensi bagi setiap calon walikota dan wakil walikota Depok untuk mendulang suara.

Sadar akan hal ini, sekelompok wanita asal kota Depok yang tak ingin suara mereka hanya sekedar menjadi alat komoditi politik, mencoba mewadahi kaum hawa Kota Depok melalui Suara Perempuan Depok (SPD).

“Semua wanita tentunya harus memiliki alasan yang logis sesuai dengan apa yang mereka lihat dan rasakan sebagai bagian dari masyarakat Kota Depok, sebelum memutuskan untuk memberikan suaranya pada salah satu calon,” ujar Sekertaris SPD, Crhistine Sulaiman kepada depokpos, Jum’at (25/9).

Lebih lanjut, Christine menjelaskan bahwa Suara Perempuan Depok kemudian membuat beberapa  kriteria calon Walikota Depok yang ideal  untuk dipilih oleh kaum hawa Kota Depok.

“Dari kriteria-kriteria yang ditetapkan tersebut, akhirnya SPD mengerucutkan pilihan kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor 2 KH Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna,” jelasnya.

Christine menambahkan bahwa tim relawan wanita yang tergabung di SPD saat ini sudah tersebar hampir diseluruh Kota Depok dan gencar mensosialisasikan kepada perempuan Kota Depok lainnya tentang calon yang diusung berdasarkan kriteria-kriteria tadi.

Ketika ditanya apa-apa saja kriteria yang ditetapkan SPD, Crhistine menjelaskan bahwa SPD tentu mempelajari program kerja para calon dan melihat mana-mana yang paling mewakili suara perempuan.

“Tak hanya sekedar makna perempuan dari kacamata feminis, tapi juga dari kaca mata seorang ibu dan isteri,” katanya menegaskan.

“SPD memilih KH Idris Abdul Shomad salah satunya karena beliau adalah Ulama dan Kyai yang mumpuni dan dihormati. Ibaratnya jika terpilih nanti, maka ia adalah “kepala rumah tangga” untuk sebuah keluarga besar yang bernama Kota Depok, seorang wanita ketika memilih kepala rumah tangga atau suami, tentu  pilihan pertama jatuh kepada yang paling baik agamanya,” katanya.

Selanjutnya, ibu satu anak ini menambahkan bahwa faktor Pradi Supriatna sebagai tokoh muda Depok yang jujur dan merakyat tentu lebih mengenal wilayahnya sendiri.

“Sebagai pengusaha muda, Pradi dikenal merakyat dan dermawan. SPD menganggap seorang pengusaha yang mau dekat dengan warga kecil tentu punya nilai plus yang sangat tinggi, karena itulah SPD memberikan dukungannya pada pasangan ini,” pungkasnya.

Komentar

komentar