Festival Nusa Penida 2015, Pengukuhan Kawasan Konservasi Nusa Penida

Kawasan Nusa Penida, Bali. (foto tripadvisor)
Kawasan Nusa Penida, Bali. (foto tripadvisor)

Depokpos, Jakarta (22/9)  – Penetapan Nusa Penida di Bali sebagai kawasan konservasi perairan dikukuhkan melalui rangkaian Festival Nusa Penida 2015.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Jakarta, Selasa, menyatakan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menyelenggarakan Festival Nusa Penida 2015 yang diadakan untuk kedua kalinya.

“Kegiatan promosi pariwisata ini akan berlangsung pada 2 sampai 4 Oktober 2015 di Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Bali,” kata Menpar Arief.

Kegiatan tersebut dirangkai dengan penetapan Nusa Penida sebagai kawasan konservasi perairan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Festival Nusa Penida tahun ini sendiri bertemakan bahari dengan slogan “Enjoy The Blue Paradise” yang artinya Nusa Penida sebagai surga biru yang memikat dengan flora, fauna dan taman laut yang menawan dan patut dikunjungi wisatawan.

Menurut Arief, slogan ini sejalan dengan konsep “blue economy” yang mengamanatkan pelestarian alam untuk ekonomi berkelanjutan.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

“Kami mendukung penyelenggaraan Festival Nusa Penida 2015 sebagai langkah nyata promosi pariwisata daerah. Bali sudah terkenal dengan kekayaan alamnya yang sangat indah. Kawasan Nusa Penida merupakan bagian Bali yang juga memiliki keindahan alam khususnya alam bawah laut yang menakjubkan,” kata Arief Yahya.

Pihaknya memantau perkembangan wisatawan mancanegara yang datang melalui pintu masuk Bali dari Januari sampai dengan Juli 2015 mencapai 2.253.216 orang.

Bila dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014 yang mencapai 2.068.921, kunjungan turis asing di Bali pada 2015 mengalami peningkatan sebesar 8,91 persen.

Dari jumlah kunjungan tersebut turis asing terbanyak sepanjang Januari-Juli 2015 yakni Australia (544.631), Tiongkok (419.659), dan Jepang (123.295).

BACA JUGA:  Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

Pada kesempatan yang sama, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menambahkan persiapan Nusa Penida Festival berjalan dengan baik.

“Panitia dan masyarakat setempat sedang bahu-membahu mempersiapkan festival, dengan melakukan latihan menari, menyiapkan panggung dan menyiapkan berbagai perlombaan yang akan diadakan,” katanya.

Nusa Penida Festival 2015 secara umum menyuguhkan 3 hal yaitu Nature (alam), Culture (Budaya) dan Adventure (Petualangan) Wisata Nusa Penida.

Kategori nature atau alam, akan diadakan berbagai kegiatan kampanye pelestarian dan konservasi alam.

Misalnya dengan kegiatan transplantasi terumbu karang, pembersihan pantai, penanaman mangrove, pendidikan pelestarian lingkungan laut pada anak-anak dan secara spiritual diselenggarakan upacara agama berupa mulang pekelem dan tari rejang massal yang melibatkan 1000 orang penari untuk memohon keselamatan dan kesimbangan alam.

Pada kategori culture atau budaya, akan disajikan budaya yang unik dan asli karena Nusa Penida memiliki seni dan budaya yang tidak ada di tempat lain.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Pada malam penutupan juga akan ditampilkan fragmen tari yang mengangkat legenda terbentuknya Pulau Lembongan dan Ceningan.

Sementara pada kategori adventure atau petualangan, akan mengajak para pengunjung untuk bersepeda mengelilingi Pulau Lembongan dan Ceningan, village tour, snorkeling, surfing serta menyusuri hutan mangrove yang ada di Lembongan menggunakan perahu tradisional.

Suwirta berharap Nusa Penida Festival 2015 mampu menarik perhatian dunia sehingga target kunjungan sejuta pengunjung ke wilayah itu dapat tercapai.

“Dukungan pemerintah pusat juga menjadi harapan terbesar demi kemajuan wilayah Nusa Penida mengingat kemampuan daerah masih belum bisa maksimal dalam upaya mengentaskan masalah-masalah yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata Nusa Penida,” kata Suwirta.

Komentar

komentar