Dimas: Isu Agama Selalu Dipakai Untuk Saling Menjatuhkan

Dimas Oky Nugroho saat berdialog diacara Kdar Muda Mudi, di Kedai Ekspresi, Jl. Arif Rahman Hakim. (san/depokpos)
Dimas Oky Nugroho saat berdialog diacara Kopdar Muda Mudi, di Kedai Ekspresi, Jl. Arif Rahman Hakim (20/9).  | san/depokpos

Depokpos (21/9) – Isu keagamaan mulai dihembuskan dalam Pilkada Serentak kota Depok. “Sudah 10 tahun terakhir ini, isu keagamaan selalu dipakai untuk saling menjatuhkan. Isu itu sudah tidak mendidik dan terkesan mengadu domba,” ucap Dimas Oky Nugroho, calon Walikota Depok yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kedai Ekspresi, Minggu sore (20/9).

Dimas menambahkan bila isu agama terus dihembuskan dapat berdampak  persaingan yang tidak sehat di tengah masyarakat. Karena isu SARA itu sangat mudah sekali menimbulkan konflik.

Justru isu ini seharusnya menjadi lecutan bagi relawannya untuk lebih intens mengenalkan profil seorang Dimas Oky Nugroho ketengah-tengah warga Depok.

Salah seorang relawan dimas dari ProDim menyebutkan ada warga Depok mencibir calon Walikota Dimas Oky merupakan non muslim. “Ini kan namanya pembunuhan karakter,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kota Depok Terima Hibah Masjid As Salam Cinere

Menyikapi isu tersebut, dengan tersenyum Dimas menegaskan bahwa dirinya adalah seorang Muslim tulen dan isu  tersebut hendaknnya tidak ditanggapi dengan berlebihan, karena hanya merupakan fitnah dan kampanye hitam dari orang yang tidak mengenal dirinya. Justru isu ini seharusnya menjadi lecutan bagi relawannya untuk lebih intens mengenalkan profil seorang Dimas Oky Nugroho ketengah-tengah warga Depok.

“Saya muslim tulen. Orang tua saya beragama Islam yang berasal dari Jawa Timur. Saudara-saudara saya berada di seputar Jakarta,” kata Dimas menegaskan.

BACA JUGA:  Rangkaian Acara HPN 2018 Tingkat Depok Dimulai, Ikuti Lomba Berhadiah Belasan Juta Rupiah
(Foto facebook Dimas Oky Nugroho)
(Foto facebook Dimas Oky Nugroho)

Dimas menambahkan, meskipun bukan asli orang Depok, ia juga  sangat peduli dan memperhatikan kota Depok ini. Karena itu, Dimas rela melepaskan  dari aktivitasnya sebagai pengamat politik di Akar Rumput Strategic Consulting dan di staf ahli kantor presiden.

Dalam Pilkada Depok, Dimas akan berdampingan dengan Babai Suhaimi, Ketua DPC Depok Partai Golkar yang juga anggota DPRD kota Depok.  Dengan kombinasi tokoh muda  di kota Depok ini, ia yakin akan mampu meraup suara dan bersaing dengan calon lainnya.

BACA JUGA:  Kota Depok Raih Penghargaan Kota Cerdas dari ITB

“Mas Babai  ini kan tokoh di kota Depok. Kita gotong-royong, kerja keras, Namun dalam strategi pemenangan tidak serta merta bicara popularitas dan elektabilitas kekinian. Prosesnya masih ada waktu untuk kerja, ditambah mesin politik yang solid dan teruji,” ujar Dimas.  (Surya)

Comments

comments