Awas! Daging Kurban Jangan Dimasukkan Kresek Hitam, Ini Bahayanya

(foto dok liputan6)
(foto dok liputan6)

Depokpos (18/9) – Hari raya Iedul Adha tinggal menghitung hari, umat muslim di seluruh dunia akan berkurban dan berbagi kebahagiaan dengan sesamanya. Namun banyak orang yang tak paham bahwa sebenarnya tak semua kantong kresek yang biasa digunakan untuk membagikan daging hewan qurban cukup aman.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan peringatan resmi tentang bahaya kantong kresek. Terutama yang berwarna hitam, karena berbahaya bagi kesehatan. Penggunaan tas kresek warna hitam sangat berbahaya jika penggunaannya bersentuhan langsung dengan makanan.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Menurut keterangan resmi BPOM, bahan kimia yang terkandung dalam plastik tak hanya mudah terurai dan bermigrasi ketika terkena makanan panas, asam, cuka, vitamin c, berminyak atau berlemak.

Karena itu, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengimbau agar daging kurban tidak dimasukkan dalam kantong kresek, terutama warna hitam.

Dalam laporan penelitian yang dilakukan BPOM, kantong kresek, terutama warna hitam, merupakan produk daur ulang mengandung bahan kimia berbahaya. Dalam proses daur ulang, produsen juga tak memerhatikan riwayatnya.

BACA JUGA:  Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

“Apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan, kotoran manusia, atau limbah logam berat,” demikian petikan peringatan BPOM tentang kantong kresek.

Untuk itu, BPOM meminta masyarakat tak menggunakan kantong kresek sebagai wadah makanan, terutama makanan siap santap.

Selain diragukan kebersihannya, kantong kresek berwarna dikhawatirkan mengandung zat karsinogen yang dalam pemakaian jangka panjang dapat memicu kanker.

Selain kantong kresek, kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC) dan kemasan makanan styrofoam juga berisiko melepaskan bahan kimia berbahaya. Jangan menggunakan kemasan makanan mengandung PVC sebagai wadah makanan panas, berminyak, berlemak atau mengandung alkohol.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Komentar

komentar