6.000 Hewan Qurban Depok Dapatkan Sertifikat Sehat

IMG_2767 (640x427)
Bursa hewan qurban di Jl. Proklamasi, Sukmajaya.

Depokpos (16/9) – Untuk memastikan hewan kurban sehat dan aman pada saat pennyembelihan, 17 petugas baik medis dan paramedis dari Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, mendatangi dan mengecek sejumlah lapak penjual hewan kurban di 11 kecamatan.

Kepala Distankan Kota Depok Ety Suryahati mengatakan hingga kemarin 60 lapak penjual hewan kurban telah dicek. Dari jumlah itu, sebanyak 6.000 hewan kurban telah diperiksa kesehatannya dan telah diberi label sehat.

“Sebanyak 6.000 hewan kurban sejauh ini sudah diberi sertifikat sehat. Sebagian hewan kurban dalam kondisi sehat namun ada pula yang kurang sehat seperti mengidap penyakit flu, kurus dan belum cukup umur seperti yang disyariatkan oleh ajaran Islam. Ini yang kami evaluasi. Kalau ada yang kurang sehat kami karantina untuk diobati, kalau yang sudah layak jual baru kami berikan PIN tanda sehat,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (16/9).

Cek kesehatan dilakukan sebelum dilakukan pemotongan dan sesudah pemotongan. Daging hewan kurban yang sudah disembelih akan diperiksa kembali.

Mantan Sekretaris Daerah Kota Depok itu menjelaskan, bahwa hewan kurban yang berdatangan ke wilayah Depok mayoritas berasal dari Jawa Timur, Bali, Lampung, dan NTB. “Tahun lalu stoknya mencapai 25 ribu lebih untuk pemotongan, tapi yang dipotong itu mencapai 50 persen,” katanya.

Komentar

komentar