Polresta Depok Pertemukan Go-Jek Dengan Pengojek Pangkalan

Ilustrasi Go-Jek.
Ilustrasi Go-Jek.

Depokpos – Menindaklanjuti insiden pemukulan pengendara Go-Jek pada Minggu (2/8), usai mengantar penumpang di Bukit Rivaria, Sawangan, Depok, Polresta Depok mempertmukan pengemudi Go-Jek dan ojek pangkalan di sejumlah tempat

Langkah ini diambil ebbagaii bentuk mediasi antara sekitar 20 pengendara Go-Jek dan perwakilan pangkalan ojek yag tersebar di 13 kecamatan di Depok. Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo bertindak sebagai mediator antara kedua belah pihak.

Supervisor Lapangan Go-Jek Cabang Kota Depok Yakob Andreas Laturiu mengatakan, pertemuan diadakan sebagai wadah silaturahmi dan sosialisasi masing-masing pengemudi. Ia berharap setelah pertemuan ini, hubungan pengemudi Go-Jek dan ojek pangkalan di Depok semakin harmonis.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

“Cukup banyak hari ini perwakilan yang datang, tetapi saya kembalikan ke pengemudi lain, silakan mengambil order untuk teman-teman yang lain. Makanya, perwakilannya saja. Pangkalan ada 15, di antaranya Sawangan, Citayam, Cibubur, dan Margonda. Kalau untuk sampai ke titik benturan memang beberapa kali. Di Sawangan yang paling menonjol, dan kepolisian sudah tangani ini,” kata Yakob di Mapolresta Depok, Jumat (7/8/2015).

Yakob menambahkan, pihaknya menyambut baik langkah kepolisian mengumpulkan mereka untuk meningkatkan sinergitas antara kedua pihak. Apalagi, tujuannya Go-Jek dan ojek sama-sama mencari nafkah memenuhi kebutuhan hidup.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Harapannya kedepan, dengan adanya pertemuan ini, Go-Jek bisa bersosialisasi lagi dengan pangkalan ojek lokal, karena Yakob menilai tujuan mereka adalah sama-sama untuk menafkahi keluarga.

Komentar

komentar