Ojek Syar’i Depok Diluncurkan, Pengemudi dan Penumpang Khusus Wanita

Ojesy Depok.
Ojesy Depok.

Depokpos – Ojesy alias Ojek Syar’i Indonesia cabang Depok baru saja diluncurkan di Cinere Depok, Senin (18/8). Ojesy adalah layanan ojek motor serupa Go-Jek atau Grabbike, hanya saja pengendara ojek dan customer yang menggunakan jasa ini dikhususkan untuk wanita saja.

Ojesy bermula dari Surabaya sebelum akhirnya mengembangkan sayapnya, hingga Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan kemarin, Senin (18/8) Ojesy baru saja meluncurkan perwakilannya di Depok.

Agus Edi S, Bisnis Development Ojesy, saat ditemui  depokpos disela-sela acara peluncuran,  mengatakan, Ojesy melebarkan layanannya hingga Jadebotabek.

“Untuk wilayah Depok, Ibu Tari menjadi mitra daerah kami. Tugasnya adalah mengkoordinir dan monitoring Sahabat Pengendara yang resmi menjadi anggota Ojesy, ” ujar Agus.

Agus menambahkan pembatasan ini dilakukan agar order bisa merata sambil mengukur potensi pengguna jasa Ojesy ini mengingat layanan ini masih sangat baru.

“Di Depok, yang mendaftar ada 60, namun sementara dibatasi 50 Sahabat Pengendara. Tujuannya agar order bisa merata ke semua pengendara. Untuk wilayah Depok, kami belum mengukur potensinya, mengingat masih baru. Ketika sahabat pengendara terlalu banyak, otomatis peluang uuntuk dapat order menjadi kecil. Karena itu, untuk sementara setiap kota dibatasi 50 saja. Harapannya semua pengendara mendapat order,” kata Agus.

BACA JUGA:  Ini Kondisi Pensiunan PNS yang Tinggal di "Kandang Kambing"

Ojesy cabang Depok secara resmi memulai operasinya hari ini (19 Agustus 2015). Sebelumnya, harus lebih dulu melengkapi berkas yang ada seperti SIM C, STNK, KTP, Kartu Keluarga (KK), Pajak Motor,  pengecekan kendaraan, serta penandantangan kerjasama antara mitra daerah dengan sahabat pengendara. Saat ini seluruh anggota Ojesy ada 250 sahabat pengendara, meliputi: Jakarta (62 anggota), Depok (50), Surabaya (70), Malang (20), dan Yogya masih belum berjalan. Termasuk Tangerang Selatan akan menyusul.

Bisnis Development Ojesy Agus Edi bersama Isteri. (desmoreno)

Waktunya operasional hanya sampai pukul 7 malam

Yang membedakan Ojesy dengan Gojek atau Grabe Bike adalah driver dan penumpangnya hanya khusus wanita. Untuk menjadi Sahabat Pengendara pun harus Muslimah dengan mengenakan pakaian syar’i.

“Ojesy menjembatani penumpang wanita. Ojesy dibutuhkan kaum wanita yang hanya mau dikemudi oleh sesama wanita. Diantara mereka ada yang ingin pergi ke kantor, pasar, antar anak sekolah, atau menghadiri kajian keislaman. Ojesy bukan semata bisnis dan meraih keuntungan, tapi dalam rangka saling tolong menolong,” jelas Agus.

BACA JUGA:  Oki Setiana Dewi Buka Metode Belajar Al-Qur'an dengan Teknik Neuro Nadi

Saat ini di Surabaya, Sahabat Pengendara  Ojesy dapat memenuhi 5-7 order setiap harinya. Ojesy tidak bersaing dengan Ojek online yang lain. Karena, segmennya pun terbatas, hanya wanita. Tarifnya pun berbeda, lebih murah, yakni Rp. 3.000 per kilometer. “Itu sudah sesuai dengan kebutuhan bensin hari ini,” kata Agus.

Mengenai keuntungan menggunakan system bagi hasil, 70 persen untuk sahabat pengendara dan 30 persen untuk manajemen. “Setiap hari sahabat pengendara harus setoran. Kami harapkan, Ojesy memudahkan wanita Indonesia untuk layanan transportasi.”

Jika Gojek atau Grab Bike tak mengenal waktu dalam pelayanannya, Ojesy yang telah mendapat perizinan Dinas Perhubungan, dibatasi waktu hanya sampai pukul 19.00 WIB. Pertimbangannya adalah Sahabat Pengendara Ahwat harus tetap menjadi seorang ibu yang menyediakan waktunya untuk suami, anak dan keluarga.

“Untuk menjadi sahabat pengendara Ojesy mutlak harus mendapat izin suami. Bagi yang tak punya suami atau single parent, harus mendapat izin orang tua atau saudara mereka. Saat ini yang mendaftar di Ojesy, banyak dari kalangan mahasiswi, pekerja, bahkan di Surabaya ada yang yang lulusan Pasca Sarjana, hingga Manajer HRD,” kata Agus.

BACA JUGA:  Telkomsel MyBusiness Tawarkan Solusi Bisnis untuk UKM

Ketika ditanya, bagaimana cara agar Ojesy tidak konflik atau berbenturan ojek yang ada di pangkalan? “Tentu saja, kami hanya melayani penumpang by request, tidak akan mengusik atau ambil lahan ojek di pangkalan. Segmentasi Ojesy terbatas hanya untuk wanita. Rencana ke depan, setiap kota akan dibuka mitra daerah, sekaligus kami support atributnya,”  jelas Agus.

Berikut adalah rincian tarif dan cara order jasa ojesy Depok

Tarif Awal 5.000
Tarif Per KM 3.000
Tarif Tunggu Per 30 menit 5.000
Tarif Cancel 10.000
Minimum Order 5km (20.000) dibawah 5km dihitung 5km
Langganan sebulan diskon 10%

Cara Order:

ORDER
Nama :
No HP :
Alamat Penjemputan :
Alamat Tujuan :
Jam Penjemputan :
(Note : Order mohon tidak mendadak)

Telpon/WhatsApp/sms ke CS Pusat : 0857 4946 2442

Informasi lebih lanjut mengenai Ojesy ini bisa dilihat di website resmi Ojesy dan laman facebook resmi Ojesy

www.ojeksyari.com
www.facebook.com/ojeksyaridepok

 

Reporter: Desmoreno
Editor: Ihsan

 

Komentar

komentar