Bulog Jabar Gelar Operasi Pasar Daging Sapi

Ilustrasi
Ilustrasi

Depokpos – Perum Bulog Divre Jabar menggela operasi pasar daging sapi di tiga pasar di Kota Bandung untuk menekan harga kebutuhan pokok itu yang tetap tinggi seusai Lebaran 2015.

“Operasi pasar dilakukan di tiga pasar, yakni Pasar Sederhana, Cihaurgeulis, dan Pasar Kosambi,” kata Direktur Pengadaan Perum Bulog Wahyu di sela OP Daging Sapi di Pasar Kosambi, Minggu.

Meski momen Idulfitri 1436 Hijriah sudah berlalu, hingga kini, harga jual daging sapi masih relatif mahal. Di Pasar Kosambi, Jalan A. Yani Bandung, misalnya, harga jual daging sapi rata-rata berada pada level Rp120 ribu-Rp130 ribu per kilogram.

BACA JUGA:  Disdik Jabar Gelar Expo Automotive Pertama Kali di Indonesia, Program Berbagi Teknologi Otomotif untuk Guru SMK

Menurut Wahyu, pihaknya mengulirkan OP berdasarkan instruksi pemerintah karena kebutuhan daging sapi yang tetap tinggi. Saat ini masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam lagi karena harganya pun masih relatif mahal.

Saat ini, kata dia, harga jual daging sapi pada level pedagang pasar rata-rata Rp120 ribu/kg. Bahkan, ada pula yang harga jualnya melampaui Rp120 ribu/kg.

Untuk mengendalikan harga jual daging sapi yang mahal tersebut, pihaknya menggulirkan OP, yang harga jualnya Rp90 ribu/kg.

“Secara total, kami menyiapkan 250 ton. Tiap pasar, alokasinya 2–2,5 ton,” katanya.

BACA JUGA:  MUNAS FPPTI: Pustakawan Harus Berinovasi dan Mempunyai Visi Jauh ke Depan

Kepala Dinas Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan bahwsa kebutuhan daging di Kota Bandung tergolong tinggi. Setiap harinya, memerlukan 90–100 ekor sapi. Tingginya kebutuhan daging sapi terlihat saat momen Idulfitri. Saat itu berlangsung pemotongan sebanyak 600 ekor sapi.

“Tadi malam tidak ada pemotongan karena stok RPH kosong. Sebelumnya, ada pemotongan sebanyak 130 ekor,” katanya.

Komentar

komentar