Polresta Depok Siap Amankan Pelaksanaan Pilkada Depok 2015

ttZwVTMs7H
Paur Subag Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi.

“Kita ingin pelaksanaan pilkada serentak ini menjadi aman dan nyaman pada sebelum pelaksanaan, hari pelaksanaan dan setelah pelaksanaan”

Depokpos – Pendaftaran calon peserta Pilkada Depok 2015 sudah resmi ditutup pada Selasa (28/7) lalu dan memunculkan dua calon pasangan yaitu Idris Abdul Shomad dan Pradi Supriatna yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta pasangan Dimas Oky Nugroho dan Babai Suhaimi yang diusung PDIP.

Dengan hanya munculnya dua pasang calon yang bertarung dalam Pilkada kali ini, banyak pihak yang mengkhawatirkan terjadinya pengulangan ‘gesekan’ yang terjadi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu antara pendukung kedua belah pihak.

Apalagi jika melihat massa pendukung kedua kubu adalah massa yang berasal dari akar rumput yang sama dari partai pendukung Pilpres lalu.

Terkait masalah keamanan Pilkada Depok dan antisipasi adanya potensi kemungkinan ‘gesekan’ dari kedua belah pihak, Paur Subag Humas Polresta Depok, Ipda Bagus Suwardi, saat ditemui depokpos dikantornya mengatakan jika pihak kepolisian, dalam hal ini Polresta Depok sudah mengantisipasi hal ini.

Ipda Bagus mengatakan pihak kepolisian sudah menyiapkan 1.500 personelnya untukĀ  mengamankan jalannya proses pemilihan kepala daerah Kota Depok. Jumlah tersebut masih akan mungkin bertambah jika kondisi dinilai mulai kurang kondusif.

“Jumlah personel yg disiapkan adalah 1.500 personel dan ada kemungkinan akan ditambah menjadi lebih banyak. Pihak Polresta Depok juga sudah berkoordinasi dengan Brimob dan satuan lainnya,” katanya kepada depokpos, Jum’at (31/7).

Ipda Bagus menambahkan bahwa antara pihak kepolisian dan penyelenggara pilkada lainnya sudah ada kesepakatan bersama terkait pengamanan Pilkada.

“Kita ingin pelaksanaan pilkada serentak ini menjadi aman dan nyaman pada sebelum pelaksanaan, hari pelaksanaan dan setelah pelaksanaan” kata dia.

Terkait hal ini, Ipda Bagus menegaskan bahwa pihak kepolisian tak hanya bekerja pada saat masa kampanye ataupun masa pemungutan suara.

“Tempat-tempat yang menjadi kantong-kantong suara sudah mulai tampak dan ditempat-tempat tersebut sudah mendapat perhatian khusus dari pihak intelejen kepolisian,” tegasnya. “Polresta Depok tak bekerja sendirian, termasuk didalamnya ada dari Polda dan Polri, bahkan dari BIN juga sudah aktif bekerja dilapangan.”

Masalah pilkada ini memang dinilai cukup menyita perhatian seluruh aparat keamanan Negara agar senantiasa tercipta kondisi yang kondusif.

“Hingga saat ini tidak ada letupan pilkada, karena masyarakat Depok sudah dewasa dalam menyikapi perbedaan dalam pilkada ini,” pungkasnya.

Komentar

komentar