Larang Peliputan, Oknum Polres Depok Kasari Wartawan

Salah satu aksi tolak kekerasan terhadap wartawa
Salah satu aksi tolak kekerasan terhadap wartawan

Depokpos – Perlakuan kasar terhadap wartawan kembali terjadi, kali menimpa seorang wartawan dari VIVA, Zahrul Darmawan. Dengan dalih tersangka masih di bawah umur, seorang anggota dari Polres Kota Depok mendorong paksa wartawan dari ruang penyidik, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Rabu (3/6).

Tak sekedar mendorong dan menarik jaket, oknum polisi yang belum diketahui namanya tersebut juga membanting pintu ruang penyidik dengan keras.

“Ini masih di bawah umur, sana ke luar,” kata oknum polisi tersebut dengan nada keras.

Insiden ini terjadi ketika wartwan tersebut tengah berupaya melakukan tugas jurnalistik dengan meliput rekonstruksi kasus pembunuhan Noviasari (35), istri juragan matrial di Bojonggede yang tewas akibat dianiaya F, remaja berusia 14 tahun. Namun, belum sempat melaksanakan tugas jurnalistiknya, Zahrul Darmawan terlanjur mendapat perlakuan kasar oknum polisi tersebut.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok Iptu Elly Padiansari, meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Saya minta maaf, nanti akan saya sampaikan ke anggota saya. Tadi pak Wakapolres juga sudah menghubungi saya,” ucap wanita berjilbab tersebut melalui sambungan ponsel pribadinya.

Sementara Wakapolresta Depok Ajun Komisaris Besar Polisi, Irwan Anwar menyesalkan perlakuan kasar salah satu anggotanya tersebut. Irwan pun meminta maaf atas ketidaknyamanan itu.

“Seharusnya tidak masalah diliput, kan ini bukan kasus pencabulan. Yang saya tahu, yang tidak bisa itu kalau kasus pencabulan. Karena ini aib, dan kasihan keluarga korban maupun tersangka. Namun, kalau kasusnya pembunuhan harusnya tidak masalah, untuk itu saya memohon maaf atas kejadian ini,” ucap Irwan. (mi)

Komentar

komentar