Ketum DPP Gemas Nusantara Yakin Dahlan Iskan Tak Terlibat

Chandra Andi Salam
Chandra Andi Salam bersama Dahlan Iskan

Penetapan mantan Direktur Utama PT PLN Persero Dahlan Iskan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Jum’at minggu kemarin dalam  kasus korupsi proyek Pengadaan dan Pembangunan Gardu Induk (GI) di Unit Induk Pembangkit Jaringan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara PLN tahun anggaran 2011-2013 dengan total kerugian negara mencapai Rp 1 triliun, banyak kalangan yang tidak menyangka.

Azrul Ananda, putra mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, begitu juga jajaran petinggi group Media Jawa Pos tidak mengira kalau DI disangkakan terlibat di mega proyek perusahaan listrik negara itu.

BACA JUGA:  Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

Sementara, Chandra Andi Salam, Ketua Umum DPP Gemas Nusantara yang dekat dengan Dahlan Iskan terkejut dan tidak yakin kalau Dahlan terlibat sejauh itu dalam proyek pengadaan dan pembangunan Gardu Induk untuk pembangkit jaringan Jawa, Bali dan Nusa Tenggara itu.

“Saya yakin, beliau tidak terlibat. Apalagi mekakukan korupsi uang negara. Saya tahu karakter Dahlan Iskan, dia justru tegas dan apa adanya dalam bekerja,” tukas Chandra agak keheranan.

Kalau  merujuk kasusnya, mestinya dilihat siapa yang in charge langsung dari proyek itu. “Apalagi,  Dahlan mengaku tidak tahu-menahu perihal kasus yang menjeratnya. Pak Dahlan kan memimpin PLN tiga tahun sebelum kasus itu terjadi. Saya yakin, beliau terjerat karena unsur administratif saja, dan bisa jadi ini ada unsur muatan politis,” tandas Chandra.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Komentar

komentar