Wow, Harga Jengkol di Depok Capai Rp 70 ribu per Kilogram

Semur Jengkol
Ilustrasi makanan olahan jengkol

Depokpos – Kabar kurang sedap untuk para penggemar jengkol. Jelang ramadhan, jengkol yang biasanya ditawarkan dengan harga Rp 20-30 ribu per kilogram kini dibanderol Rp 50 ribu-70 ribu di sejumlah pasar tradisional di Kota Depok.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Kemiri, Depok, mengatakan sejak tiga hari lalu harga jengkol naik dari Rp 50 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Lima hari sebelumnya, harga jengkol Rp 40 ribu. Menurut dia, pasokan jengkol didapatkan dari pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, yang terus menaikkan harga.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

“Biasanya harga Rp 30 ribu. Sekarang dari Pasar Induk saja Rp 48 ribu per kilogram. Saya ambil untung buat ongkos dan kuli,” katanya, Rabu (27/5).

Ia memperkirakan harga jengkol naik karena sedang bukan musimnya. Selain itu, tanaman jengkol mulai langka. Dua hari sekali, Party kulakan 60-70 kilogram jengkol dari Pasar Induk. “Saya belanja sore. Yang belanja malam tidak kebagian,” ucapnya.

Menurut dia, jengkolnya laris-manis dibeli pedagang eceran. “Tukang sayur keliling bisa memborong sampai Rp 60 ribu,” katanya. Marikem, 60 tahun, pedagang sayur di Pasar Pucung, menjual jengkol seharga Rp 50 ribu per kilogram.

BACA JUGA:  Persetujuan DPRD Kota Depok Terhadap Perubahan APBD Kota Depok Tahun 2017 dan Dua Raperda

Bahkan Martini–pedagang di Pasar Lama, Depok–menawarkan harga Rp 70 ribu per kilogram. Ia mengklaim menjual jengkolĀ  berkualitas baik. “Jengkol yang saya jual ada kulitnya. Kalau yang tidak ada kulitnya Rp 10 ribu per seperempat kilogram. Kalau yang berkulit ini Rp 20 ribu per seperempat kilogram,” ucapnya.(mi)

Komentar

komentar