Sekda Depok Turun Jabatan, Ada Apa?

sekda etyDepokpos – Sekretaris Daerah Kota Depok, Ety Surhayati, turun tahta menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Depok. Ety Resmi dilantik menjadi Kepala Dinas pada Jumat, 8 Mei 2015.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail sendiri mengatakan telah melakukan berbagai pertimbangan untuk melakukan mutasi ini. “Mutasi ini sudah tepat karena hasil pertimbangan dengan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) yang juga disampaikan ke Provinsi,” kata Nur Mahmudi.

Menurut Babai Suhaimi, salah seorang anggota DPRD Kota Depok mengatakan, hal ini sangat janggal dan patut dicurigai adanya sesuatu hal yang membuat Walikota Nur Mahmudi menurunkan jabatan Ety yang sebelumnya menjabat Sekda Kota Depok menjadi Kepala Distankan. Babai menyebutkan, pihaknya akan mengkaji hal tersebut dan sangat mungkin untuk memanggil Walikota Depok untuk mengklarifikasi hal itu.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Sekretaris Komisi A DPRD Kota Depok Qurtifa Wijaya mengatakan mutasi ini memang harus dilakukan lantaran jabatan Sekretaris Daerah telah berakhir. Jabatan Sekretaris Daerah, kata dia, memang menduduki level tertinggi dalam struktur birokrasi kepemerintahan suatu daerah. Dengan dipindahkannya Ety menjadi Kepala Dinas memang terlihat ada penurunan jabatan. “Tapi, ini kan kemauan Sekretaris Daerah yang masih mau bekerja di Depok,” kata Qurtifa.

Menurut Lisman Manurung seorang pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) mengatakan, apa yang sedang terjadi sekarang di jajaran aparatur Pemkot Depok ini pastinya akan mengundang kecurigaan dari masyarakat dan membuat warga Depok menjadi bertanya-tanya. Hal seperti ini juga akan menjadikan suasana di Lingkungan Pemkot Depok tidak kondusif dan akan mengganggu terhadap pelayanan publik.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Sekda Ety Terganjal Kasus?

kasno kapok
Ketua lsm kapok, Kasno.

Banyak pihak yang menilai penggantian Sekretaris Daerah Kota Depok sudah tepat, karena selain masa jabatannya sudah habis, Ety Suharyati juga disinyalir sedang tersandung masalah hukum.

Saat ditemui depokpos, Ketua LSM Kapok –Komite Aksi Pemberantasan Organ Korupsi– Kasno menyebutkan bahwa Ety Suharyati saat ini sedang tersandung masalah hukum terkait laporan LSM tersebut ke Kejaksaan Agung atas dugaan korupsi , ganti rugi rumah guru, puskesmas dan dobel anggaran rislah SDN Kemiri Muka 2 dan 3, tahun 2012 yang rencananya terkena pembebasan dan pembangunan jalan tol cijago Kota Depok.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Pada November 2014, Ety juga juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya yang saat ini berkasnya dilimpahkan ke Polresta Depok, atas dugaan semasa Ety menjabat sebagai asisten pemerintahan ditahun 2003, yakni dugaan pemalsuan dokumen Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah Untuk Kepentingan Pemerintah No 593.8/01/XII/SPH/2003. (mi)

Komentar

komentar