Ratusan PKL Depok Ditertibkan, Kembali Warga Kecil Jadi Korban

PKL Depok digusur

Depokpos -Hari ini, Rabu (21/5) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menertibkan lebih dari 115 bangunan dann pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoran Mas.

Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban Satpol PP Kota Depok, Welman Naipospos, menuturkan bangunan tersebut terpaksa ditertibkan karena berdiri di atas ruang milik publik. Selain itu, bangunan-bangunan tersebut diduga telah melanggar Perda No 16 Tahun 2012 tentang Tertib Berjualan.

“Kalau sudah dimejahijaukan, mereka didenda tiga bulan penjara dan maksimal membayar denda Rp50 juta sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012 tentang Keamanan dan Ketertiban,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bela Negara Jadi Rekomendasi Utama yang Dihasilkan Halaqoh Nasional

Pedagang hanya bisa pasrah.

Numin, salah seorang pedagang kaki lima asal kampung lio yang kena gusur mengaku kecewa dengan penertiban ini, namun ia juga menyatakan tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa pasrah.

“Kita tau kita salah dagang dibahu jalan, tapikan kita dagang disini juga atas izin Satpol PP dan bayar retribusi juga. Bahkan lapak (untuk jualan) ini juga kita beli,” ujarnya pada depokpos.

Ditanya kedepannya akan berdagang dimana, dengan lirih Numin mengaku tak tahu akan berjualan dimana.

BACA JUGA:  Sambut Sumpah Pemuda, OSIS SMAIT Tunas Bangsa Gelar COSMYG 2017

Ngga tau mas, pemerintah cuma bisa menggusur tapi ngga pernah ngasih solusi buat orang kecil kaya kita. mestinya kan ini tanggung jawab pemimpin untuk lebih memperhatikan warganya,” ujarnya pasrah.

“Padahal sebentar lagi saya perlu biaya besar untuk melanjutkan sekolah anak-anak saya, yang besar tahun ini masuk  SMA dan yang kecil masuk SMP. Sekarang dapur saya malah digusur,” tambahnya sambil tersenyum, walau tampak jelas kesedihannya.

Mungkin sudah saatnya pemerintah Kota Depok untuk lebih dulu memberi solusi alternatif untuk para pedagang ini sebelum mereka harus kehilangan mata pencaharian utama mereka. (mi)

BACA JUGA:  Walikota Depok: "Smart People Elemen Terpenting Smart City"

Komentar

komentar