Penyidik KPK Novel Baswedan Digiring ke Mako Brimob Depok Dengan Tangan Terikat

Novel Baswedan
Novel saat digelandang keluar dari Bareskrim Polri (foto ICW)

Depokpos, Jakarta – Penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menggiring Novel Baswedan ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Saat digelandang, tangan Novel nampak diikat tali plastik putih.

Novel nampak keluar dari Gedung Bareskrim dengan tangan terikat. Saat keluar, dia tak banyak bicara dan nampak muram.

Dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, Novel dibawa penyidik Bareskrim ke Mako Brimob, menunggangi Kijang Innova silver bernomor polisi B 1216 ADE.

Mujikartika Rahayu, kuasa hukum Novel, ungkap bicara ihwal penahanan kliennya. Dia bilang, penahanan dilakukan karena Novel menolak melanjutkan pemeriksaan di Mako Brimob.

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

“Kita menolak untuk meneruskan pemeriksaan di Kelapa Dua, surat perintah penahanan diajukan. Novel menolak penahanan karena tidak ada alasan subjektif,” kata Mujikartika seusai mengantar Novel ke mobil silver di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat (1/5/2015), dikutip metronews.

Novel ditangkap di kediamannya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat dini hari. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu tahun 2004 lalu.

Kasusnya sempat ditunda pada 2012, atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun kini, kasus tersebut diusut kembali Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilaksanakan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal. (mi/metronews)

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Komentar

komentar