Pemkot Depok Masih Bingung Cari Lahan RTH

Taman Hutan Raya
Taman Hutan Raya (Cagar Alam) Pancoran Mas, Depok.

Depokpos – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok hingga kini mengaku masih kebingungan mencari lahan taman kota yang sesuai untuk  Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hal ini karena kepadatan penduduk di Kota Depok sejak lima tahun terakhir terus bertambah. Banyak jalur hijau menjadi bangunan permukiman dan pertokoan.

Sesuai RTRW Kota Depok, luas taman kota yang harus disediakan harus 10 persen yang mencapai 1.170 ha. Namun, hingga kini baru tersedia 300 ha areal taman kota dan masih kekurangan 870 ha.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

“Untuk mencapai kekurangan luas taman kota itu, kami memaksimalkan fasilitas umum dan sosial (fasum dan fasos) yang ada,” ujar Diana Puspitasari, Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Kamis (21/5).

Ia menjelaskan, luas areal taman kota yang ada tidak sebanding dengan luas wilayah Kota Depok. Untuk merealisasikan kekurangan itu, pihaknya akan memanfaatkan fasum dan fasos di sejumlah lingkungan perumahan warga.

“Untuk itu, kami sudah berkoordinasi dengan dinas aset untuk mendata ulang fasum dan fasos milik Pemkot Depok yang sudah dipakai warga,” tuturnya.

BACA JUGA:  Persetujuan DPRD Kota Depok Terhadap Perubahan APBD Kota Depok Tahun 2017 dan Dua Raperda

Beberapa fasum dan fasos lingkungan perumahan, yang cukup luas untuk dimanfaatkan sebagai taman kota, antara lain Perumnas Depok Satu dan Jalan Merdeka, serta Jalan Proklamasi. Saat ini, taman kota terluas di Kota Depok adalah Lembah Gurame di Kecamatan Pancoran Mas seluas 3,5 ha.

Diana mengatakan, banyaknya taman kota yang berubah fungsi karena warga belum menyadari arti penting taman kota di lingkungan mereka. Apalagi, pihak kelurahan dan kecamatan kurang mengawasi adanya beberapa warga yang memanfaatkan lahan taman kota menjadi tempat usaha.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

“Saat kami bangun taman kota, pemeliharaan dan pengawasannya bukan hanya tanggung jawab DKP Kota Depok, melainkan juga pihak kelurahan dan kecamatan,” ucapnya. (mi)

Komentar

komentar