Novel Baswedan Ditahan, Pimpinan KPK Minta Penangguhan

Foto Sabrina Asril/Kompas

Depokpos, Jakarta – Menyikapi penahanan Bareskrim Polri atas penyidik senior KPK, Novel Baswedan, KPK menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan Novel Baswedan. Pimpinan KPK menyurati Bareskrim Polri agar tak menahan penyidik KPK itu.. Ia dibawa ke Rutan Brimob Kelapa Dua, Depok.

“Surat itu (penjamin) sudah dibuat atas nama lima pimpinan tadi pagi, tapi belum disampaikan ke sana,” kata Wakil Ketua KPK Johan Budi dalam konferensi pers di Kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (1/5).

BACA JUGA:  RS Baznas Parimo Rampung, Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Menurut Johan, mereka berkeyakinan Kabareskrim memperhatikan kepentingan yang jauh lebih besar. “KPK-Polri saat ini masih dalam kondisi hubungan yang baik,” kata Johan didampingi Indriyanto Senoadji.

Novel Baswedan ditangkap dini hari tadi di kediamannya di Kelapa Gading. Penangkapan itu terkait kasus lama yang dituduhkan kepadanya yakni kasus penganiayaan pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004 lalu saat dia menjadi Kasatreskrim Polres Bengkulu.

Kasus ini mencuat kembali ketika Polri berseteru dengan KPK pada 2012 dan Novel menjadi penyidik KPK. Sempat dihentikan penyidikannya atas perintah Presiden SBY, kasus ini kembali hidup setelah berganti Presiden. (mi)

BACA JUGA:  Bantu Rohingya, Misi Kemanusiaan MuhammadiyahAid Berangkat ke Bangladesh

Komentar

komentar