Marak Premium Call Esek-esek, Kominfo dan Telkom Saling Menyalahkan

1sms

Depokpos – Belakangan ini marak beredar SMS cabul yang mengarahkan orang untuk menghubungi nomor 0809xxxxxxxxx yang digunakan untuk menyediakan jasa telepon esek-esek yang bahkan mengarah ke prostitusi online. Bagaimana bisa penyedia jasa telepon cabul ini mendapat izin menggunakan premium call tersebut?

Izinnya itu ke Telkom. Itu namanya layanan jasa nilai tambah,” kata Kepala Humas dan Pusat Informasi Kominfo Ismail Chawidu, dikutip detik.

Ismail menjelaskan nomor 0809xxxxxxxx adalah mitra Telkom. Nah, soal urusan izin nomor premium ini, Telkom dulu pernah ditegur oleh Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) karena nomor-nomor tersebut banyak diadukan masyarakat.

BACA JUGA:  Workshop BPNB Sumbar Bekali Para Guru Untuk Budayakan Menulis

“Aduannya macam-macam, ya banyaklah,” ujar Ismail.

Di tengah kembali ramainya sorotan terhadap nomor-nomor tersebut sekarang ini, Kemenkominfo sedang mengumpulkan bukti bahwa nomor-nomor tersebut disalahgunakan. Jika bukti sudah cukup, Kemenkominfo akan mengambil tindakan terhadap Telkom.

Telkom balik salahkan Kominfo.

Apa penjelasan Telkom soal maraknya SMS cabul yang mengarahkan penerima menelepon premium call 0809xxxx?

VP Corporate Communication Telkom Arief Wibowo menjelaskan bahwa kontrak provider penyedia jasa di nomor premium call 0809xxxx memang dibuat dengan Telkom. Namun, izin perusahaan agar bisa menjadi provider merupakan wilayah Kemenkominfo.

BACA JUGA:  Peduli Budaya Literasi Anak, Tugu Mandiri Donasikan CSR ke Taman Bacaan

“Setelah dia mendapat izin jadi provider, dia akan menghubungi Telkom lalu kontrak sama kita,” papar Arief saat berbincang, Rabu (13/5/2015).

Dalam kontrak yang dibuat provider dengan Telkom, kata Arief, ada klausul provider harus mematuhi Undang-undang yang ada. Tak berhenti sampai dikontrak, Telkom lalu akan mengawasi provider pengguna nomor premium 0809xxxx. Jika terjadi pelanggaran, maka akan ada tindakan dari Telkom.

“Dalam hal pengawasan kita tidak tinggal diam. Ada juga tindakan pengawasan, kita sekarang men-trace iklan-iklan yang bersifat pornografi, kemudian juga test call sebagai mysteri guest, kita akan memberikan teguran yang ujung-ujungnya penutupan,” tutur Arief. (mi)

BACA JUGA:  Workshop BPNB Sumbar Hadirkan Sastri Bakry Untuk Bangun Literasi Pada Guru

Komentar

komentar