Ingat tabrakan maut Pondok Indah? Status pelaku saat ini cuma Tahanan Kota

Tabrakan-Maut-Pondok-Indah_cyr17t

Depokpos, Jakarta – Anda masih ingat kasus tabrakan maut yang menewaskan empat orang di jalan arteri Pondok Indah Jakarta Selatan? sang terdakwa, Christopher Daniel Sjarif, beralih status menjadi tahanan kota berdasarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Ketua Majelis Hakim Made Sutrisna menjelaskan, dikabulkannya pengalihan status Christopher dari tahanan Rutan menjadi tahanan kota didasarkan pada permintaan kuasa hukum Christopher pada 20 April lalu dan merujuk pada Pasal 31 KUHAP tentang penangguhan penahanan.

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

“Menetapkan pengalihan terdakwa menjadi tahanan kota sampai 31 Juli 2015,” tegasnya dalam sidang di PN Jakarta Selatan.

Dalam pertimbangannya, Made menjelaskan, permohonan pengalihan status Christopher menjadi tahanan kota didasari adanya jaminan dari pihak keluarga bahwa Christoper tidak akan bepergian keluar negeri dan melarikan diri dari proses hukum yang sedang berjalan.

Christopher Daniel Sjarif didakwa dengan Pasal 310, 311 dan 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas yang ancamannya maksimal 12 tahun penjara.

Kasus tabrakan maut Pondok Indah ramai menjadi topik media setelah mobil bernomor polisi B-1658-PJE yang dikemudikan Christopher terlibat tabrakan beruntun yang melibatkan dua tiga mobil dan beberapa motor di sepanjang Jalan Arteri Pondok Indah Jakarta Selatan, Selasa (20/1) malam.

BACA JUGA:  Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

Akibatnya empat orang pengemudi sepeda motor meninggal dunia yakni anggota Sabhara Polsek Metro Kebayoran Baru Aiptu Batang Onang, Wisnu Anggoro, Mustofa dan Mahyudi Herman, serta beberapa orang terluka. (mi)

 

– Sumber: Antaranews

Komentar

komentar