Ikatan Keluarga Dewan DPRD Depok: Jadikan Kota Depok, Kota Ramah Lansia

Koordinator IKD
Koordinator IKD, Chico Jinny Tangke Allo. (mi/Depkokpos)

Depokpos – Sudah saatnya Pemerintah Kota Depok memperhatikan para Lansia  atau Lanjut Usia dengan memberikan ruang publik kepada mereka. Demikian pesan yang disampaikan Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD di sela-sela Festival Lansia Tangguh di Margo City, Depok (3/5).

“Jika commuter line sudah menyediakan ruang public khusus wanita dan lansia, hendaknya juga harus disertai dengan perlakuan khusus di ruang public lainnya, seperti ruang parker khusus lansia, toilet khusus Lansia, dan sebagainya,” kata Dra. Hj. Siti Nurjanah kepada Depok Pos.

BACA JUGA:  Rangkaian HPN 2018, Sekber Wartawan Depok Akan Gelar Workshop dan Diskusi

Satu hal yang terpenting, jangan identikkan lansia dengan kepikunan. Itulah sebabnya ungkapan “Jangan Maklum dengan Pikun” menjadi tema Hari Lansia Nasional yang diperingati setiap bulan Mei.

Dra. Hj. Siti Nurjanah. (mi/Depokpos)
Dra. Hj. Siti Nurjanah. (mi/Depokpos)

Menurut Nur Janah, pikun bisa dicegah dengan cara bergabung dengan komunitas kegiatan tertentu. “Jangan biarkan orang tua kita bengong sendiri tanpa kegiatan. Mereka harus terus berinteraksi, salah satunya dengan mengikuti pengajian, misalnya,”ujarnya.

Dikatakan Nur, usia Lansia itu dimulai dari usia 50 tahun ke atas. Saat ini sudah ada organisasi khusus Lansia baik di tingkat pusat maupun daerah. Di Kota Depok sendiri, sudah ada Komda Lansia.

BACA JUGA:  Penambahan Dapil, Perlukah ?

Ketika ditanya, bagaimana dengan keberadaan Panti Jompo yang didalamnya terdapat lansia? Nur Janah menyatakan ketidaksetujuannya. Seorang anak sudah seharusnya berbakti kepada orang tuannya yang telah lansia. “Suatu saat nanti, kita akan memasuki masa lansia,” ujarnya.

Senada dengan Chico Jinny Tangke Allo, koordinator IKD. Orang tua itu tidak ingin yang macam-macam. Mereka hanya butuh happy atau gembira. Itulah sebabnya, kita harus membahagiakan para lansia.

Chico mencatat, data sementara jumlah lansia di Kota Depok berjumlah 180 orang. Sedangkan komunitasnya yang terdata ada 40 buah. Ke depan, diharapkan kita akan terus mendorong pemerintah, khususnya Kota Depok untuk lebih memberi perhatian khusus, dengan memberi alokasi anggaran untuk ruang public bagi lansia. “Kota Depok diharapkan menjadi kota yang ramah lansia,” ungkap Chico. (Adhes Satria)

BACA JUGA:  KSEI IsEF SEBI Gelar Seminar Literasi Pekan Riset Ilmiah Mahasiswa

Comments

comments