Harkitnas, Sejumlah Pemuda Depok Deklarasikan PEDAS

Pedas Depok Gagas Gerakan Pilkada yang Bersih dan Berkualitas Melalui Buku Saku Pilkada

PEDAS
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam PEDAS

Depokpos – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak akan dimulai pada Desember 2015 mendatang. Namun pelaksanaan pilkada serentak tahun ini masih dihantui oleh pengalaman kekurangan atau kegaduhan pilkada-pilkada sebelumnya, seperti KPUD yang tidak netral, dukungan ganda dari partai politik, calon wali kota yang melakukan politik uang dan sebagainya.

Melihat potensi kekurangan dan kegaduhan itu, maka beberapa pemuda Depok berikhtiar untuk meminimalisir hal tersebut. Beberapa pemuda Depok ini memulainya dengan menyatukan diri ke dalam organisasi Pemuda Anti Status Quo (Pedas) Kota Depok.

Koordinator Umum Pedas Kota Depok, Dedy Helsyanto mengatakan Pedas kota Depok berdiri bertepatan dengan hari ulang tahun Depok pada 27 April 2015 yang lalu. Namun baru di deklarasikan hari ini, Rabu 20 Mei, seiring momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Alasan dideklarasikan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional menurut Dedy karena Pedas Kota Depok mempunyai semangat yang sama dengan gerakan-gerakan yang ada pada 1908 atau 1928 yang lalu. Semangat itu adalah Semangat Intelektual, Semangat Persatuan dan Semangat Kemerdekaan.

Tiga semangat itulah diakui Dedy yang juga Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik UI ini sebagai roh Pedas kota Depok untuk melakukan perubahan terhadap pelaksanaan Pilkada Depok yang berlangganan gaduh pada 2005 dan 2010 lalu.

Tiga semangat itu diakui Dedy dan Pedas Kota Depok telah diturunkan melalui pembuatan buku saku pilkada untuk seluruh Warga dan seluruh pihak yang bersentuhan dengan Pilkada Depok, yang berjudul “Mengkritisi Sengkarut Pilkada Depok”. Dedy menjelaskan buku ini berisi 10 tulisan, yang isinya adalah memaparkan sumber-sumber dan bentuk-bentuk kegaduhan Pilkada pada 2005 dan 2010 di Depok. Dan memberikan solusinya baik berdasar teori, praktik maupun gagasan.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Lebih jauh Dedy menjelaskan, Buku Saku Pilkada dari Pedas kota Depok ini akan disosialisasikan atau dibagikan kepada seluruh Warga Depok. Tujuannya agar Warga Depok khususnya Pemuda Depok dapat berpartisipasi mewujudkan Pilkada Depok yang bersih dan berukualitas.

Dengan buku ini Dedy mengharapkan Pilkada Depok 2015 dapat terselenggara dengan bersih dan berkualitas tidak ada kecurangan dan kegaduhan. Dengan begitu Depok akan mendapatkan Wali Kota yang baru yang mempunyai semangat zaman untuk mendobrak kemapanan, membongkar kemunafikan dan melawan kepicikan dan keserakahan elit-elit status quo di Kota Depok, Dan Warga Depok pun akan merasakan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepadanya, bukan seperti sekarang dimana Warga Depok diming-imingi janji oleh penguasa Depok yang telah berkuasa 10 tahun lamanya. ( )

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Komentar

komentar