Hari Bumi di Tanah Papua

Depokpos – “Papua masih menyimpan banyak potensi sumberdaya mineral yang ekonomis, namun kendala factor geografis yang sulit dan infrastruktur yang tidak memadai menyebabkan aktivitas eksplorasi menjadi sedikit terhambat” ujar Dr.rer.nat Arifudin Idrus, ST, MT sebagai salah satu pembicara dalam Seminar Nasional Kebumian oleh Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Papua yang dihelat pada hari Sabtu, 09 Mei 2015.

Kegiatan Seminar Nasional Kebumian yang bertajuk “Potensi Mineral dan Mitigasi Bencana Geologi di Bumi Cenderawasih” ini merupakan kegiatan perdana yang bersifat nasional dari Ikatan Ahi Geologi Indonesia (IAGI) Pengda Papua sejak didirikan pada bulan September 2014.

Seminar Nasional Kebumian Papua

Acara yang diselenggarakan di Hotel ASTON, Jayapura tersebut dihadiri lebih kurang 160 peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari instansi pemerintah hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura. Dalam kesempatan yang luar biasa ini, turut hadir sebagai pembicara adalah Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Phd selaku Guru Besar Jurusan Teknik Geologi UGM yang juga sekaligus adalah Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr.rer.nat Arifudin Idrus, ST, MT selaku Pakar Geologi Ekonomi dari Teknik Geologi UGM, Ir. Wahyu Sunyoto, M.Sc (Vice President Geoscience Division PT. Freeport Indonesia), Ir. Sukmandaru Prihatmoko, M.Sc (Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia), Arif Zaldi Dahlius, ST, MT (Ketua Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia) dan Ibu Asri Dyah Wijayanti (Bendahara Umum PP IAGI) selaku pakar dibidang eksplorasi batubara.

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

Kegiatan seminar nasional ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ir.
Sukmandaru Prihatmoko, M.Sc. Dalam sambutannya, Sukmandaru menekankan pentingnya kehadiran seorang geolog dalam berbagai aspek pembangunan berbasis kebumian dan pengelolaan sumberdaya mineral dan energi di papua.

Materi yang disajikan dalam Seminar ini ternyata sangat menggugah para peserta seminar terutama dalam hal mengetahui potensi sumberdaya mineral ekonomis di papua termasuk tantangan serta kesempatan bagi para calon-calon geology muda dari universitas yang ada di papua untuk “menjadi solusi” dari berkah tersebut untuk tanah papua di masa depan.

Selanjutnya, dalam sesi presentase yang menyangkut potensi dan mitigasi bencana
geologi di papua, Prof.Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Phd, menekankan pentingnya generasi muda di papua dalam memahami potensi bencana geologi di sekitar kita.

“Masa depan pembangunan di papua berada di tangan adik-adik mahasiswa geologi, khususnya sebagai ujung tombak dalam melakukan pemetaan terhadap zona-zona kerentanan tanah maupun zonasi gempabumi yang ada di papua” ujarnya. Ditambahkan oleh Dwikorita bahwa Mitigasi bencana yang berbasis partisipasi masyarakat adalah hal yang paling tepat dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh bencana geologi tersebut.

BACA JUGA:  Gelora Literasi 500 Siswa Sekolah di Bumi Sangkabulan

Sementara itu, dalam sesi yang ketiga oleh Ir. Wahyu Sunyoto, M.Sc di paparkan mengenai sejarah aktivitas eksplorasi di PT. Freeport Indonesia hingga rencana pengembangan pertambangan di masa depan. Dalam sesi ini, juga dijelaskan oleh beliau mengenai metode penanganan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan sebagai tanggapan dari pertanyaan salah seorang peserta dalam sesi diskusi.

Selanjutnya dalam sesi terakhir, dilakukan secara panel dengan menghadirkan Ir.Sukmandaru Prihatmoko, M.Sc, Arif Zaldi Dahlius, ST, MT dan Asri Dyah Wijayanti, ST yang secara bergantian memaparkan mengenai berbagai hal, mulai dari Metode dan Teknik Eksplorasi termasuk perhitungan sumberdaya bahan galian logam dan batubara hingga potensi batubara di papua. Dalam sesi diskusi, peserta seminar yang sebagian besar berasal dari kalangan mahasiswa sangat aktif dan
antusias dalam menanyakan berbagai hal kepada ketiga pembicara di sesi terakhir ini.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

Dalam kesempatan terpisah, para pembicara sangat mengapresiasi antusias dan kualitas pertanyaan dari para peserta khususnya dari kalangan mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di jayapura. “Kami sangat bangga dengan adik-adik mahasiswa di papua yang sangat responsive dan kritis dalam bertanya, harapan kami mereka kelak bisa menjadi tulang punggung bagi urat nadi pembangunan di papua” ujar Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Phd mewakili para pemicara yang lain di akhir seminar nasional kebumian ini.

Seminar Nasional Kebumian ini, diakhiri dengan penyerahan plakat dan kenangkenangan kepada para pembicara oleh Ketua IAGI Pengda Papua, Robert Awi, ST, MT. “Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada para pembicara yang telah meluangkan waktunya untuk hadir dalam seminar kami. Selanjutnya
dukungan dari rekan-rekan PP IAGI sangat kami harapkan guna mendukung setiap kegiatan dan aktivitas IAGI Pengda Papua” pungkas Robert di akhir sambutannya sekaligus menutup kegiatan Seminar Nasional Kebumian pada hari itu. Salam Kebumian.

 

PRESS RELEASE
SEMINAR NASIONAL KEBUMIAN, 09 MEI 2015
IKATAN AHLI GEOLOGI INDONESIA PENGURUS DAERAH PAPUA
Contact Person : Marcelino Yonas; E-mail: [email protected]

Komentar

komentar

BAGIKAN
Berita sebelumyaSatuan Relawan Kebakaran Akan Ditempatkan di 7 Pasar Kota Depok
Berita berikutnyaMelemahnya Ekonomi, Kabinet Kerja Segera Direshuffle