Bayer Perluas Pabriknya di Depok

Bayer IndonesiaDepokpos – PT Bayer Indonesia menyatakan, telah meresmikan fasilitas produksi baru di pabrik Bayer HealthCare berlokasi di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (27/5).

Perluasan pabrik ini merupakan bagian dari investasi senilai EUR8,1 juta, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas produksi pabrik secara keseluruhan guna mengekspor produk-produk kesehatan ke 20 negara tahun ini.

Investasi yang ditanamkan oleh Bayer untuk pengembangan fasilitas produksi di Cimanggis ini sejalan dengan upaya Kementerian Perindustrian dalam upaya memperkuat sektor industri secara umum di Indonesia pada 2015.

Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, sektor industri yang saat ini memperlihatkan adanya peningkatan pertumbuhan pada triwulan I adalah sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional dengan pertumbuhan mencapai 9,05%.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, pada 2014, nilai ekspor produk farmasi nasional mencapai US$532 Juta, tumbuh 16,98% dari 2013 yang sebesar US$455 Juta. Meskipun demikian, produk farmasi di dalam negeri masih dikuasai oleh produk impor.

“Sehingga dengan adanya perluasan Pabrik Bayer di Cimanggis ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja industri farmasi nasional, menyerap tenaga kerja, menambah devisa melalui ekspor produk farmasi, dan dapat mengurangi obat-obatan dan multivitamin impor yang beredar di dalam negeri,” ujar Saleh.

Fasilitas produksi Bayer HealthCare di Cimanggis ini menggunakan teknologi produksi baik effervescent dan non-effervescent untuk mengolah produk-produk obat bebas dan multi-vitamin. Sebagai bagian dari investasi yang berkelanjutan, lini produksi dengan teknologi effervescent sedang dibangun untuk menambah volume produksi. Dalam waktu dekat, Bayer berencana untuk terus meningkatkan kapasitas produksinya di pabrik Cimanggis.

BACA JUGA:  Persetujuan DPRD Kota Depok Terhadap Perubahan APBD Kota Depok Tahun 2017 dan Dua Raperda

Presiden Direktur Bayer Indonesia Ashraf Al-Ouf menambahkan, perusahaan berkomitmen untuk membantu masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia, guna mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih baik.

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang penting sekaligus lokasi fasilitas utama untuk mengekspor produk-produk kami dengan merek global ternama, ke beberapa negara di seluruh dunia,” tutur Ashraf melansir laman resmi Bayer Indonesia, Rabu (27/5).

Menurut dia, setiap negara yang telah menyetujui dan menerima produk-produk impor untuk pasar lokal mereka dari pabrik Cimanggis, produk-produk tersebut telah melalui proses audit dan perijinan khusus dari badan pemerintah yang mengawasi obat-obatan dan makanan di negara tersebut.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Beberapa negara memiliki peraturan yang sangat ketat di dunia dalam hal penerimaan produk-produk farmasi.

“Bayer telah mengekspor e 20 negara tahun ini, serta banyak lagi negara di masa mendatang membuktikan tingginya tingkat kualitas fasilitas produksi Bayer, serta profesionalitas tenaga kerja yang bekerja di pabrik ini,” ungkapnya.(mi/antara)

Komentar

komentar