SMA Muhammadiyah Laporkan EO Pesta Bikini ke Polisi

DEPOKPOS – Laporan itu menindak lanjuti sikap sepihak Devine Porduction yang mencatut nama sekolah Muhammadiyah Rawamangun, Jakarta Timur, dalam acara pesta bikini, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 11 Rawamangun, Slamet Sutopo melaporkan Event Organizer (EO) Devine Production ke Polda Metro Jaya, Senin (27/4).

“Laporan ini sebagai bentuk protes kami, dan kami berharap kasus ini bisa diusut dan dikenakan sanksi hukum,” ujar Slamet saat ditemui di depan kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Senin (27/4), demikiann dikutip antaranews.

BACA JUGA:  RS Baznas Parimo Rampung, Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Slamet merasa tak terima dengan pencatutan nama sekolahnya secara sepihak. Ia menegaskan, tak mungkin sekolah dengan nama besar Muhammadiyah yang sarat dengan nilai Islam mendukung acara pesta bikini tersebut.

“Kalau dibiarkan, ini merusak moral anak bangsa. Kami sengaja bergerak cepat agar masalah ini cepat selesai,” tambah Slamet.

Slamet tetap melaporkan kasus ini, meski diakuinya pihak EO sudah melayangkan surat permintaan maaf kepada sekolah-sekolah yang dicatut namanya. Surat permohonan maaf tersebut juga sudah diterima pihak sekolah Muhammadiyah Rawamangun pada Sabtu (25/4).

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

Sayangnya, surat tersebut tak mampu melegakan pihak sekolah maupun yayasan. Slamet mengatakan, surat tersebut tidak formal sebab hanya menyatakan permohonan maaf dengan bubuh stempel panitia.

Pelaporannya ke Polda Metro Jaya merupakan upaya tegas agar kejadian serupa tak terulang lagi. Ia berharap semua pihak, baik pihak sekolah yang terlibat, Dinas Pendidikan, maupun lembaga keagamaan bisa saling bersinergi untuk menghentikan acara-acara yang jauh dari nilai moral. ( )

Sumber: antaranews
Editor: MI

Komentar

komentar