Marak Prostitusi, FPI Depok Ancam Akan Razia Kos-Kosan

Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadri

Depok – Disinyalir banyak lokasi kos-kosa di Depok yang dijadikan tempat prostitusi terselubung, Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok menegaskan akan melakukan razia kosan di wilayahnya.

Ketua FPI Kota Depok Habib Idrus Al Gadri mengaku sudah lama mendapat laporan dari masyarakat bahwa banyak kos di Depok yang dijadikan tempat prostitusi. Selain itu, mereka juga mencurigai banyak apartemen di Depok yang disewakan. “Yang jadi masalah saat ini, Pemkot Depok seperti tidak peduli masalah seperti ini,” kata Habib Idrus, Rabu (29/4).

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

Menurut dia, saat ini Pemkot Depok lebih mengedepankan pembangunan fisik daripada membangun moral warganya. Bukti nyata, ujar dia, Pemkot tidak memberantas peredaran minuman keras. “Perda miras banci karena setengah-setengah,” ucapnya.

Sejauh ini, FPI mengaku diam dan memantau perkembangan penegak hukum dan pemerintah untuk melakukan pengawasan terhadap kos-kosan, apartemen, dan peredaran miras.

“Prinsipnya, kalau aparat penegak hukum mau kerja, FPI akan diam. Tapi, kalau tidak mendengarkan, kami yang akan kerjakan sendiri untuk merazia tempat-tempat prostitusi itu,” tuturnya. (mi)

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Komentar

komentar