KPUD Depok Buka Lowongan PPK dan PPS

Tercatat mulai Minggu, 19 April 2015, Komisi Pemilihan Umum Kota Depok membuka pendaftaran PPK dan PPS untuk Pilkada 2015, selama tujuh hari ke depan.

Sebelumnya, KPU Kota Depok memastikan tidak ada Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat keluarahan, yang telah menduduki dua kali jabatan tersebut.

“Tidak ada PPK dan PPS yang lama. Tidak ada lagi PPK orde lama orde baru. Semua penyelenggara baru nantinya,” kata Ketua KPU Kota Depok, Titik Nurhayati saat meresmikan awal tahapan Pilkada Kota Depok, di Kantor KPU Kota Depok, Minggu 19 April 2015.

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Kebijakan KPU Kota Depok yang tidak membolehkan penyelenggara di tingkat PPK dan PPS yang telah dua kali menjabat, adalah untuk penyegaran. Sebab, banyak yang tidak percaya pada penyelenggara bila masih ada orang lama. “Jadi, KPU mengambil langkah untuk mencari seluruhnya yang baru dari tingkat PPK dan PPS,” jelas Titik.

Bagi masyarakat yang beriminat, bisa mengambil formulir langsung di KPU Kota Depok, atau mengunduhnya di situs KPU Kota Depok. Setiap kelurahan dan kecamatan wajib membantu bagi warga yang ingin mendaftar untuk menjadi penyelenggara.

BACA JUGA:  Penggantian Antar Waktu (PAW), Rudi Setiawan Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Depok

“Karena diperlukan PPK dan PPS yang baru, diharapkan lurah dan camat bisa bersinergi untuk melakukan sosialisasi ini,” jelasnya. Selain itu, untuk penyelenggara di tingkat PPS, Lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat harus menyaring anggota di tingkat kelurahan tersebut dan menjaring enam orang.

Titik berharap, setelah melakukan peresmian pembukaan tahapan pilkada ini, semua pihak bisa menjalin kerja sama yang lebih baik. Sebab, Pilkada tahun ini semangatnya adalah Pemilu sehat dan berintergritas. “Kami akan kawal Pilkada ini sampai dengan pertanggungjawaban hukum hingga selesai nanti,” ujarnya. (mi/depokpos)

BACA JUGA:  Peringati Tahun Baru Islam, Wali Kota Sumbang Rp100 Juta Untuk Palestina

Komentar

komentar