GP Argentina, Marquez Jatuh Rossi Juara

Keputusan Marquez dan tim Hondanya untuk menggunakan ban-ban tipe keras menuai petaka ketika Rossi secara bertahap mampu mendekati pebalap Spanyol itu dengan Yamaha-nya.

Rossi semakin menempel pada fase akhir balap dan akhirnya melakukan pergerakan pada dua putaran terakhir, sebelum Marquez berupaya merebut kembali posisi terdepan namun gagal dan terjatuh.

Dengan kkekalahan ini, semakin melebarkan jarak antara kedua pebalap.

“Saya menyesal atas kecelakaan itu dan menyesal untuk dia, namun saya berharap ia baik-baik saja,” kata Rossi seperti dilansir AFP.

“Saya menjalani balap yang hebat dan sepeda motornya fantastis, namun saya dapat melihat bahwa ia (Marquez) memiliki masalah dengan bannya,” tambah juara dunia tujuh kali itu.

“Sepeda motornya hebat, dua kemenangan telah dicapai, dan saya pikir kami dapat bertarung sampai akhir musim,” tambah Rossi.

“Kami memiliki kecepatan yang hebat dan ini merupakan balap yang penting karena saya mengalami kesulitan saat latihan. Saya tahu ia menggunakan ban-ban keras, namun saya hanya berusaha melakukannya setahap demi setahap dan perlahan-lahan saya dapat mencium kesuksesan. Saya kecewa dengan jatuhnya dia dan itu akan menjadi pertarungan hebat sampai akhir, namun saya sangat gembira,” kata Rossi.

Pebalap Italia Andrea Dovizioso yang mengendarai Ducati, finis di urutan kedua dengan selisih lebih dari lima detik, sedangkan pebalap Britania Carl Crutchlow finis di urutan ketiga dengan Honda.

“Ia (Rossi) lebih cepat dari saya dan saya kehilangan waktu di tikungan-tikungan,” kata Dovizioso, yang sempat memimpin untuk kurun waktu lama di Qatar sebelum kemudian disalip Rossi pada upayanya meraih kemenangan perdana sepanjang karirnya di level ini.

Sebelumnya, pebalap Prancis Johann Zarco memenangi balap Moto2 untuk memuncaki klasemen kejuaraan dunia.

Pebalap Spanyol Alex Rins dan pebalap Britania Sam Lowes, serta Zarco mengawali balap dari posisi terdepan, namun ini merupakan kemenangan GP perdananya di level ini.

Pebalap 24 tahun itu berada di urutan kedua di Austin pada pekan lalu di Qatar, di mana ia terlihat akan meraih kemenangan sebelum masalah mesin membuat ia merosot ke urutan kedelapan.

“Saya datang ke sini untuk menang dan saya gembira. Saya mengambil alih pucuk klasemen kejuaraan juga,” kata pria Prancis itu. (mi/depokpos)

Komentar

komentar