Begal Ini Sudah Beraksi 100 Kali Sebelum Ditembak Mati

Ilustrasi
Ilustrasi

DEPOKPOS – Jumat dinihari, 24 April 2015, sekitar pukul 01.00 WIB, Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tujuh pelaku begal dalam penggerabekan disebuah rumah kontrakan yang menjadi tempat persembunyian di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat.

Dalam penggerebekan tersebut, sempat terjadi baku tembak antara begal dengan aparat kepolisian. Seorang pelaku yang merupakan pimpinan kelompok begal asal Lampung Timur itu tewas dalam baku tembak. Sementara itu, polisi berhasil menangkap enam tersangka lainnya dalam keadaan hidup.

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

Ketujuh pelaku adalah RS yang merupakan pimpinan komplotan yang ditembak di daerah Taman Sari, MH ditangkap di daerah Karawaci, RAS dan MR ditangkap di daerah Lokasari, serta AHM dan WS ditangkap di daerah Duren Sawit.

Dari ketujuh pelaku yang berhasil dibekuk, dua orang pelaku yang berinisial RAS dan MR masih berstatus pelajar SMP dan SMA.

Kelompok begal ini dalam aksinya mempersenjatai diri dengan senjata api dan senjata tajam. Bahkan SR, tersangka yang ditembak mati oleh polisi akibat melawan itu merupakan pemimpin komplotan tidak ragu-ragu untuk melumpuhkan korban.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

“SR yang merupakan pimpinan komplotan merupakan residivis juga sudah melakukan kejahatan lebih dari 100 tindak kejahatan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Heru Pranoto, di Mapolda Metro Jaya. (mi/depokpos)

Komentar

komentar