Begal Depok Kembali Beraksi, Pedagang Kelapa Jadi Korban

Begal Depok
Ilustrasi begal

Depok – Sekelompok kawanan begal Depok kembali kembali menebar resah. Kali ini pedagang kelapa yang jadi korbannya. Rohman 45 tahun, tak hanya terluka, ia juga terpaksa merelakan motor hasil jerih payahnya dirampas komplotan bandit jalanan itu saat tengah melintas di kawasan Fly Over UI, Depok.

Nasib apes yang menimpa pedagang kelapa itu bermula ketika dia hendak berangkat kerja, Senin malam 27 April 2015. Seperti biasa, Rohman memulai aktivitasnya berangkat dari kediaman di kawasan Kampung Sindangkarsa Tapos, sekitar pukul 23.00 WIB.

BACA JUGA:  Wali Kota Lantik Kepengurusan PPTI Depok Masa Bakti 2017-2022

Ia berangkat melewati Jalan Juanda, Margonda kemudian mengarah ke Lentang Agung, Jakarta Selatan. Jalur ini, adalah jalur yang sehari-hari yang dilintasi Rohman menuju tempat dagangnya di kawasan Benhil, Jakarta.

Namun, Senin malam itu, Rohman tiba-tiba dihadang oleh tiga motor yang ditumpangi enam orang pria tak dikenal saat melintas di kawasan Fly Over UI arah Lenteng Agung.

Tanpa banyak bicara, komplotan begal ini langsung mendorong Rohman hingga jatuh dari motornya dan membawa kabur motor yang dikendarainya,

BACA JUGA:  Rumah Zakat Depok Gelar Kelas Melukis Untuk Lansia

“Pas diputaran ke arah Lenteng saya ditutup tiga motor. Jumlah mereka enam orang. Enggak pake ngomong, salah satu dari mereka memukul punggung dan kemudian mendorong saya. Saya kaget, jatuh ke trotoar. Ini punggung saya pada luka karena menghantam trotoar pinggir jalan,” ujarnya Rabu 29 April 2015.

Saat Rohman terjerembab, salah satu dari pelaku langsung membawa motor Yamaha Mio warna biru miliknya, dengan nomor polisi B 6755 EYI. Sepinya kondisi saat itu, ditambah jumlah pelaku yang tak sebanding membuat Rohman pasrah.

BACA JUGA:  FRAMES Isi Kegiatan LDKS di SMPIT Arafah

“Malam itu sepi. Ada beberapa pengendara yang lewat malah ngebut begitu saya minta tolong. Ya pelakunya langsung kabur. Saya enggak bisa apa-apa,” tuturnya dengan nada sedih. (mi)

Komentar

komentar