Barcelona Investasi Pendidikan Indonesia Lewat Program 1in11

Leo Messi duta proyek 1in11. FC Barcelona
Leo Messi duta proyek 1in11. FC Barcelona

DEPOKPOS – Yayasan FCB, Unicef dan ROTA bekerja bersama menggunakan dana 3 juta euro yang digalang pada pelelangan Febuari lalu.

Perwakilan dari tiga organisasi dibelakang proyek 1in11 (Yayasan FCB, Unicef dan Reach Out To Asia) bertemu pada rabu lalu untuk mediskusikan tahap pertama yang dilakukan setelah pelelangan di balai lelang Sotheby di London pada 12 Febuari lalu.

Pertemuan dilakukan di Camp Nou, dimana Presiden Josep Maria Bartomeu bergabung dengan Ramon Pont, wakip presiden pertama Yayasan FCB, Gérard Bocquenet, director Unicef dari penggalangan dana swasta dan aliansi serta Essa Al-Mannai, executive director dari ROTA, bersama beberapa anggota senior dari masing-masing organisasi.
Proyek di Bangladesh, Indonesia dan Nepal

Lelang yang berhasil mengumpulkan dana lebih dari 3 juta euro tersebut akan diinvestasikan dalam program pendidikan di Bangladesh, Indonesia dan Nepal. Pertemuan tersebut merencanakan penyusunan dari rute peta bagaimana proyek di tiga Negara ini dilaksanakan.

Isu utama dari tiap kasus yaitu akan menggunakan olahraga sebagai alat utuk mendidik anak-anak, dimana Yayasan FCB -Proyek ‘FutbolNet’- akan memanikan peran penting dalam pencapaian hal tersebut.

Di Indonesia, kampanye akan dilaksanan di enam Kabupaten untuk membuat pendidikan menjadi lebih mudah diakses bagi anak-anak penyandang cacat. Di Nepal, Unicef bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk mengindentifikasi 10 kabupaten prioritas dimana program olahraga akan ditawarkan kepada anak-anak sekolah menengah, dengan perhatian khusus kepada batasan yang ada diantara para anak-anak penyandang cacat. Di Bangladesh, kampanye akan difokuskan kepada anak-anak yang tidak menerima pendidikan formal.

Proyek ini didukung oleh Leo Messi dan Serena Williams, yang menjadi duta dari kampanye tersebut.

Alasan proyek 1in11

Satu dari sebelas anak usia sekolah, 58 juta dari 650 juta di dunia, tidak mendapat pendidikan sekolah. Kebanyakan dari mereka hidup di situasi genting, seperti daerah perang atau daerah kemiskinan yang ekstrim dan kebanyakan dari mereka adalah anak-anak penyandang cacat atau berada di komunitas yang terpencil. Proyek 1in11 bertujuan untuk memberikan sedikit bantuan meringankan masalah yang sangat serius ini.

Banyak sekolah tidak memiliki program olahraga sama sekali, padahal banyak penelitian yang menunjukkan bagaimana kegiatan olahraga dapat membantu anak-anak untuk membuat anak-anak hadir dan berada di sekolah, dimana duja dapat menunjukkan meningkatkan fisik mereka dan membantu mereka mendapatkan nilai yang lebih baik. (fa/sumber fcbarcelona.co.id)

Komentar

komentar