Balita Tewas di Toilet SPBU, Diduga di Aniaya Orang Tua

(Solichan Arif/okezone)

Depokpos, Blitar – Edwin Daniel Nyoto, balita berusia dua setengah tahun, anak kedua dari pasangan Rudiono dan Diana, diduga dianiaya orangtuanya sendiri di kamar mandi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Srengat.

Sejumlah saksi melihat kondisi Daniel masih segar bugar saat dibawa masuk toilet oleh ayahnya. “Dan saat keluar dari toilet korban diduga kuat sudah tidak bernyawa. Posisinya dibopong ayahnya sendiri,” tutur Imam, penanggung jawab SPBU Srengat, Kamis (30/4/2015) dikutip okezone.

Saksi melihat baju Edwin dalam keadaan basah kuyub. Wajahnya pucat dengan bibir membiru. Di dalam pelukan Rudiono, ayahnya, balita itu terlihat tidak bergerak. Diduga kuat sudah meninggal dunia. Pemandangan itu membuat pegawai SPBU murka. Rudiono nyaris dihakimi massa di tempat.

BACA JUGA:  Tak Pandang Usia, Para Murid Perguruan Islam Al Syukro Universal Bantu Rohingya

“Sebab kami semua menyimpulkan anak ini sepertinya dianiaya hingga tewas. Untung aksi main hakim itu bisa dicegah. Kami kemudian menggelandang yang bersangkutan ke kepolisian, “terang Imam.

Saat kejadian berlangsung ada enam orang penjaga SPBU Srengat. Tiga orang di antaranya, yakni Sulton, Herman dan Didin diperiksa aparat kepolisian sebagai saksi. Menurut Imam, sebelum korban dibawa masuk ke toilet, para saksi melihat Rudiono terlibat cekcok sengit dengan mertuanya. (mi)

Komentar

komentar