1.203 Aparat Siaga Jelang Eksekusi Mati Nusakambangan

Eksekusi Mati
(Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

DEPOKPOS – Jelang eksekusi mati terpidana kasus narkoba di LP Nusakambangan, Cilacap, aparat pengaman gabungan dari jajaran kepolisian Polres Cilacap dan TNI mulai disebar.

Pengamanan jelang eksekusi mati akan dibagi menjadi 3 zona. Ring 1 berada di lapangan tembak, ring 2 di Lapas Sodong, dan ketiga di sekitar Dermaga Wijaya Pura.

“1.203 personel kepolisian dibantu prajurit TNI yang akan ditempatkan di tempat yang sudah ditentukan,” kata Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya usai apel pasukan di Mapolres Cilacap, Jawa Tengah, Senin (27/4/2015).

BACA JUGA:  Rumah Zakat Rayakan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Bersama Anak-Anak Banjarmasin

“Regu tembak belum tahu. Kalau itu (regu tembak) dari Polda Jateng,” tambahnya.

Teka-teki waktu eksekusi mati bagi 10 terpidana narkoba mulai terjawab. Pengacara dari terpidana mati lainnya Raheem Agbaje, yakni Utomo Karim. menyebut eksekusi akan dilakukan Selasa 28 April 2015 malam.

“Intinya eksekusi akan dilaksanakan Selasa,” kata Utomo usai mendampingi Raheem mendengarkan notifikasi dari Kejaksaan di Lapas Besi Pulau Nusakambangan, Sabtu 25 April 2015 malam.

9 terpidana akan menghadapi eksekusi mati secara bersamaan. Mereka adalah warga negara asing dari Australia, Nigeria, Brasil dan Filipina. Selain itu ada juga seorang terpidana mati dari Indonesia. Sergei Areski Atlaoui (WN Prancis) lolos karena mengajukan perlawanan terhadap Putusan PTUN yang menolak gugatannya atas Keppres Grasi.

BACA JUGA:  RS Baznas Parimo Rampung, Siap Diresmikan Presiden Jokowi

Berikut nama-nama terpidana mati yang masuk dalam eksekusi tahap 2:

1. WN Filipina, Mary Jane Fiesta Veloso, kasus penyelundupan 2,6 kg heroin
2. WN Australia, Myuran Sukumaran, kasus penyelundupan 8,2 heroin
3. WN Indonesia, Zainal Abidin, kasus Ganja
4. WN Ghana, Martin Anderson, kasus perdagangan 50 gram heroin
5. WN Spanyol, Raheem Agbaje Salami, kasus penyelundupan 5,8 kg heroin
6. WN Brasil, Rodrigo Gularte, kasus penyelundupan 6 kg heroin
7. WN Australia, Andrew Chan, kasus penyelundupan 8,2 heroin
8. WN Nigeria, Sylvester Obiekwe Nwolise, kasus penyelundupan 1,2 kg heroin
9. WN Nigeria, Okwudili Oyatanze, kasus perdagangan 1,5 kg heroin.

BACA JUGA:  Pemuncak Sayembara Cerpen dan Puisi Rakyat Sumbar Tingkat Nasional 2017 Diumumkan

(mi/depokpos/liputan6)

Komentar

komentar